> >

Pecahkan Rekor Dunia, Perempuan Asal Mali Lahirkan Bayi Kembar Sembilan

Kompas dunia | 6 Mei 2021, 15:36 WIB
Perawat sedang bersama salah satu dari bayi kembar sembilan yang lahir di Casablanca, Maroko, Rabu (5/5/2021). (Sumber: Associated Press)

BAMAKO, KOMPAS.TV - Seorang wanita Mali melahirkan sembilan bayi sekaligus. Sebelumnya perempuan itu diperkirakan hamil bayi kembar tujuh, namun ketika lahir, ternyata ia melahirkan bayi kembar 9.

Bayi yang dia lahirkan terdiri dari lima bayi perempuan dan empat bayi laki-laki. Kesembilan bayi memiliki berat badan lahir 500 gram hingga satu kilogram. "Semuanya dalam keadaan baik-baik saja," kata Menteri Kesehatan Mali Fanta Siby seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Bakal Punya Anak Kedua, Raffi Ahmad Langsung Target Lagi Punya Anak Kembar

Sang ibu, Halima Cisse yang berusia 25 tahun, melahirkan bayi tersebut melalui operasi caesar pada hari Selasa (4/5/2021) di Maroko. Dia dikirim ke Maroko untuk mendapat perawatan khusus, karena fasilitas kesehatan di Mali tidak memadai untuk membantu melahirkan bayi kembar yang tidak biasa ini.

Direktur klinik Casablanca Youssef Alaoui mengatakan bahwa mereka telah dihubungi oleh dokter di Mali tentang kasus kehamilan kembar sembilan ini sekitar satu setengah bulan yang lalu. Diakui Alaoui, mereka tidak mengharapkan sembilan bayi, karena sebelumnya diperkirakan Cisse hanya mengandung tujuh bayi.

Cisse melahirkan prematur pada usia 30 minggu dan sekarang ia berada dalam kondisi stabil, setelah mengalami pendarahan hebat. Dia juga sempat menjalani transfusi darah.

“Operasi caesar dilakukan setelah Cisse mengalami sakit melahirkan," kata Alaoui.

Baca Juga: Tak Tahu Dirinya Hamil, Perempuan Ini Melahirkan di Atas Pesawat

Kelahiran ini diyakini sebagai kelahiran bayi kembar terbanyak di dunia. Guinness Book of World Records mengirimkan email kepada The Associated Press pada Rabu (5/5/2021) bahwa rekor sebelumnya untuk bayi kembar terbanyak yang lahir dalam keadaan hidup adalah bayi kembar delapan yang dilahirkan oleh warga Amerika Serikat, Nadya Suleman. Ia melahirkan bayi-bayinya pada tahun 2009 lalu.

Alaoui, direktur klinik, mengatakan bahwa sejauh yang dia ketahui Cisse tidak menggunakan perawatan kesuburan. Sedangkan Yacoub Khalaf, seorang profesor kedokteran reproduksi di King's College London, mengatakan bahwa kelahiran seperti itu sangat tidak mungkin tanpa perawatan kesuburan. Ia mengingatkan, bahwa kelahiran kembar sebanyak ini merupakan sesuatu yang berbahaya.

“Sang ibu sangat berisiko kehilangan rahim atau kehilangan nyawanya. Bayi-bayi itu bisa menderita cacat fisik dan mental. Risiko cerebral palsy secara astronomis juga lebih tinggi," ujarnya.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU