> >

Disebut Surganya Para Koruptor, Jubir Kemenlu Singapura: Tuduhan Itu Tidak Berdasar

Kompas dunia | 10 April 2021, 07:30 WIB
Singapura pada malam hari (Sumber: Kompas TV : Abdur Rahim)

SINGAPURA, KOMPAS TV - Kementerian Luar Negeri Singapura menanggapi pernyataan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto yang menyebut negeri singa itu sebagai surganya para koruptor.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan bahwa tuduhan Deputi Penindakan KPK itu tidak berdasar.

Baca Juga: KPK Sebut Singapura Surganya Para Koruptor, Beri Contoh Sjamsul Nursalim hingga Honggo Wendratno

Menurutnya, Singapura selama ini telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa investigasi sebelumnya, termasuk yang saat ini sedang berlangsung.

“Tuduhan tersebut tidak berdasar. Singapura telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa investigasi," kata Juru Bicara Kemenlu Singapura melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/4/2021).

Salah satu contohnya, kata dia, adalah Biro Penyelidikan Praktik Korupsi atau Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) telah membantu KPK dalam menyampaikan permintaan panggilan kepada orang-orang yang berada dalam pemeriksaan.

Kemudian, Singapura juga telah membantu pihak berwenang Indonesia dengan memberikan konfirmasi tentang keberadaan warga negara Indonesia tertentu yang sedang dalam penyelidikan.

Baca Juga: Sorong Ekspor 1,4 Juta Ton ke Singapura, Selanjutnya Eropa Jadi Sasaran!

Singapura juga memfasilitasi kunjungan KPK pada Mei 2018 untuk mewawancarai orang yang berkepentingan dalam penyelidikan KPK.

"Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango, telah mencatat koordinasi KPK dengan CPIB melalui keterangan publik yang disampaikan pada bulan 30 Desember 2020," ujarnya.

Lebih lanjut, Jubir Kemenlu Singapura mengatakan, bahwa Singapura dan Indonesia menandatangani Perjanjian Ekstradisi dan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan (Extradition Treaty and Defence Cooperation Agreement) sebagai satu paket di bulan April 2007.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU