> >

Brutalitas Junta Militer di Myanmar Terus Berlanjut, Anak 7 Tahun Ditembak Mati

Kompas dunia | 24 Maret 2021, 18:11 WIB
Seorang polisi (tengah) mengacungkan senapannya dalam bentrokan melawan massa yang ikut dalam demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar di Naypyidaw, pada 9 Februari 2021. (Sumber: Kompas.com)

 

NAYPIYDAW, KOMPAS.TV – Kekerasan yang dilakukan junta militer setelah melakukan kudeta masih berlanjut dengan korban terbaru gadis berusia 7 tahun yang ditembak mati oleh aparat keamanan di Myanmar.

Gadis tersebut juga menjadi korban termuda yang tewas di tangan aparat. Melansir dari Kompas.com pada Rabu (24/3/2021), anggota keluarga mengatakan bahwa anak itu dibunuh saat berada di rumahnya di kota Mandalay.

Diketahui anak berusia 7 tahun itu bernama Khin Myo Chit. Media lokal Myanmar Now melaporkan, sang anak tertembak di peluru aparat saat para tentara menargetkan ayahnya.

Nahas, justru gadis yang sedang duduk dipangkuan ayahnya itu yang malah terkena tembakan. Padahal, sang ayah dan anak saat itu sedang berada di dalam rumah.

Pekerja bantuan mengatakan, tim penyelamat bergegas memberikan pertolongan medis, sayangnya nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga: Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Keras Pada 11 Pejabat Myanmar yang Lakukan Kudeta

Keluarga juga mengatakan, kakak laki-laki dari gadis malang itu yang berusia 19 tahun juga ditangkap oleh pasukan junta militer.

Pihak militer Myanmar sendiri hingga saat ini belum memberikan komentar terkait laporan itu.

Kelompok HAM, Save the Children mengatakan, peristiwa meninggalnya gadis 7 tahun itu “mengerikan”.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV


TERBARU