> >

Kebiri Ayahnya Sendiri dan Lukai Tiga Polisi, Pria Bersenjata Ini Berhasil Ditangkap

Kompas dunia | 25 Januari 2021, 16:35 WIB
Pria berusia 36 tahun ini ditangkap setelah mengebiri ayahnya dan melukai tiga petugas kepolisian (Sumber: Kepolisian Ukraina)

DOMANEVKA, KOMPAS.TV - Seorang pria ditangkap polisi setelah sebelumnya mengebiri ayahnya sendiri dan melukai tiga petugas yang ingin menahannya.

Pria berusia 35 tahun yang menggunakan rompi anti peluru itu, kemudian ditangkap setelah tembakan kedua yang dikeluarkan polisi membuatnya menyerah.

Insiden ini tejadi di daerah pedesaan Domanevka, sebelah Selatan Ukraina.

Baca Juga: 6 Orang Tewas, Termasuk Ibu Hamil dan Janinnya, Dalam Penembakan Massal di AS

Sebelumnya, sang ayah yang diikat berhasil melarikan diri ke rumah saudarinya untuk melaporkan ke polisi.

Petugas kepolisian pun tiba di lokasi. Namun, tiga petugas ditembak oleh pelaku, yang kemudian berhasil ditangkap.

Kepolisian pun kemudian menggeledah rumahnya yang berisi peledak dengan radio kontrol.

Baca Juga: Sempat Dilarang Donald Trump, Transgender Diperbolehkan Joe Biden Gabung Militer

Pelaku mengakui telah mengebiri kelamin ayahnya, dan mengatakan kepada para penyelidik bahwa dia senang dengan hal itu.

“Saya memotongnya, tetapi dia tidak tenang. Kemudian saya memborgolnya, karena saya tak bisa menahan dia. Dia juga tidak tenang, Dia lebih kuat dari yang saya perkirakan,” tuturnya dilansir dari Daily Star.

Baca Juga: Italia Akan Ajukan Tuntutan Hukum ke Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer dan AstraZeneca, Ini Sebabnya

Pria itu juga mengakui selain kelamin sang ayah, dia juga memotong hidung dan bibirnya.

Konflik antara ayah dan anak itu saat ini masih belum jelas. Tetapi sang anak diyakini memiliki latar belakang militer.

Selain itu, polisi juga menemukan peralatan untuk penglihatan malam, pisau, balaclava, senjata, amunisi dan detonator.

Baca Juga: Ditabrak Banteng saat Kompetisi, Legenda Rodeo Ini Tewas di Usia 62 Tahun

Pelaku saat ini telah didakwa dengan sengaja melukai tubuh dan membhayakan nyawa petugas polisi.

Kejahatan tersebut dapat membuatnya mendapatkan hukuman sumur hidup.

Sedangkan sang ayah telah dibawa ke rumah sakit, tetapi belum ada rincian mengenai kondisinya.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU