> >

Boris Johnson Jadi Pemimpin Eropa Pertama yang Dihubungi Joe Biden, Ini yang Dibicarakan

Kompas dunia | 24 Januari 2021, 12:13 WIB
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berbicara dengan Joe Biden di telepon, Sabtu (23/1/2021). (Sumber: No10 Downing Street)

LONDON, KOMPAS.TV - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dikabarkan telah dihubungi oleh Presiden AS, Joe Biden yang baru saja dilantik.

Johnson pun menjadi pemimpin negara Eropa pertama yang dihubungi oleh penerus Donald Trump itu.

Pada sebuah foto yang diluncurkan oleh kantor Perdana Menteri, Johnson terlihat senang berbicara dengan Biden.

Baca Juga: Gempa 7,1 M Guncang Antartika Tidak Berpotensi Tsunami, Pemerintah Chile: Kami Panik dan Keliru

Johnson juga terlihat bersemangat saat berbicara dengan rekannya tersebut, Sabtu (23/1/2021) malam.

Seperti dilansir dari Mirror, juru bicara kantor Perdana Menteri mengungkapkan Johnson memberikan selamat kepada Biden atas pelantikannya.

Keduanya menantikan untuk memperdalam hubungan aliansi antara kedua negara.

Baca Juga: Pesawat Tempur dan Pengebom China Sempat Dekati Taiwan, AS Langsung Bereaksi

Selain itu Johnson dan Biden membicarakan potensi keuntungan dari kesepakatan perdagangan bebas.

Pada kesempatan itu, Johnson mengungkapkan keinginannya untuk menyelesaikan isu-isu yang ada saat ini secepat mungkin.

Juru bicara Perdana Menteri juga mengatakan Johnson menyambut hangat keputusan Biden untuk kembali bergabung pada perjanjian Paris mengenai perubahan iklim dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Perdana Meteri memuji aksi cepat Presiden Biden dalam permasalahan perubahan iklim dan komitmen mencapai net zero pada 2050,” tutur juru bicara itu.

Baca Juga: Beri Dukungan untuk Korban Pelecehan Seksual Anak, Macron Kirimkan Pesan Menyentuh

Biden telah dilantik sebagai Presiden AS pada Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Setelah bertugas dia pun menghubungi sejumlah pemimpin dunia, seperti PM Kanada, Justin Trudeau dan Presiden Meksiko, Manuel Lopez Obrador, Jumat (21/1/2021).

Biden pun diakini akan menghubungi lebih banyak pemimpin dunia lainnya, Senin (25/1/2021) dan Selasa (26/1/2021).

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU