> >

Oh, Ternyata Begini Caranya Dinosaurus Berhubungan Seks...

Kompas dunia | 20 Januari 2021, 20:49 WIB
Ilustrasi dinosaurus mengerami telur. (Sumber: Akademi Ilmu Pengetahuan China)

BRISTOL, KOMPAS.TV - Meski dinosaurus hidup 10 juta hingga 100 juta tahun lalu, manusia sekarang memahami banyak hal tentang makhluk purba itu. Itu semua berkat penemuan banyak tulang dinosaurus yang dapat diteliti. Peneliti pun dapat menebak secara intelektual tentang kehidupan dinosaurus.

Namun, jaringan lunak seperti daging, kulit dan otot tak bisa bertahan lama seperti tulang. Karena itu, peneliti sulit memahami perilaku yang lebih kompleks seperti cara reproduksi dinosaurus.

Meski begitu baru-baru ini ada penemuan baru fosil dinosaurus di Cina yang dapat membantu dan memberi petunjuk bagi peneliti memahami bagaimana makhluk itu bereproduksi dan membuang kotoran.

Dalam sebuah makalah dalam Jurnal Current Biology sebuah tim peneliti menemukan fosil dinosaurus yang masih memiliki kulit. Daging itu dapat memberikan banyak detail tentang bentuk dan cara kerja bagian belakang dinosaurus.

Tim peneliti dapat mengidentifikasi lubang di tubuh fosil itu yang kemungkinan berguna untuk berhubungan seks dan membuang kotoran. Lubang itu dikenal sebagai cloaca. Cloaca umum ditemukan pada burung, relatif dinosaurus yang masih hidup.

“Aku menyadari Cloaca ini beberapa tahun yang lalu setelah kami mengkonstruksi ulang pola warna dinosaurus ini menggunakan sebuah fosil menakjubkan yang dipajang di Museum Senckenberg Jerman,” tulis Dr. Jakob Vinther, ketua tim peneliti.

Dinosaurus yang diteliti adalah spesies Psittacosaurus. Nampaknya, binatangitu memiliki lubang tunggal sebagai alat reproduksi dan defekasi.

Namun, mereka tak berhubungan badan seperti burung. Burung modern berhubungan seks dengan saling menekan bukaan cloaca mereka.

Dinosaurus nampaknya tak mungkin bereproduksi dengan gaya itu. Itu menunjukkan hewan jantan spesies ini memiliki semacam penis yang tersembunyi di balik cloaca.

Sayangnya, organ di balik mulut cloaca itu tak ikut terawetkan. Maka, mustahil mengetahui apa fosil itu adalah milik hewan jantan atau betina.

Masih banyak hal yang belum peneliti ketahui mengenai cara dinosaurus bereproduksi. Penemuan ini adalah data tunggal yang mewakili satu spesies di satu masa saja. Butuh lebih banyak penemuan fosil untuk memahami lebih jelas cara hidup dinosaurus.

Penulis : Ahmad-Zuhad

Sumber : Kompas TV


TERBARU