> >

Tak Akan Beri Tahanan Palestina Vaksin Covid-19, Israel Dituduh Rasis

Kompas dunia | 10 Januari 2021, 05:15 WIB
Seorang pria mengibarkan bendera Palestina. (Sumber: AP Photo)

RAMALLAH, KOMPAS.TV - Keputusan Israel tak memberikan vaksin Covid-19 kepada tahanan Palestina membuat mereka didera kecaman.

Pihak Palestina mengungkapkan apa yang dilakukan Israel sebuah tindakan rasis, Sabtu (9/1/2021).

Sebelumnya, Kementerian Israel mengungkapkan vaksinasi Covid-19 untuk tahanan Palestina bukanlah prioritas.

Baca Juga: Bogota Terapkan Aturan Jam Malam Cegah Corona, Karantina Wilayah Juga Dilakukan

Menurut Komisi Tahanan dan Mantan Tahanan, langkah itu ditujukan untuk meningkatkan penderitaan para narapidana dan untuk menyiksa mereka dan keluarganya secara psikologis.

“Pernyataan Menteri Keamanan Publik Israel (Amir Ohana) bersifat rasis dan menunjukkan wajah buruk dari pendudukan serta pandangan tak bermoral dan kriminal mengenai hak-hak pria dan wanita di dalam penjara,” ujar Hassan Abd Rabbo penasihat media dari komisi yang berafiliasi dengan PLO seperti dilansir dari Anadolu Agency.

Abd Rabbo pun menegaskan komentar dari kementerian tersebut merupakan pelanggaran yang jelas dari hukum internasional.

Baca Juga: Israel Akan Tutup Masjid selama 10 Hari, Palestina Mengutuknya

“Posisi ini sepenuhnya bertentangan dengan kewajiban pendudukan Israel di bawah konvensi Jenewa ketiga dan keempat, pelanggaran yang jelas terhadap hukum kemanusiaan internasional, dan pelanggaran yang jelas atas instruksi dan protokol Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menuntut vaksinasi semua tahanan,” katanya.

“Pelaku pendudukan harus mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi napi yang ditahan di ruangan yang penuh sesak atau dipenjara,” tambah Abd Rabbo.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU