> >

Dianggap Panaskan Protes di Gedung Capitol, Pesan Donald Trump Dihapus Facebook, Twitter dan Youtube

Kompas dunia | 7 Januari 2021, 08:00 WIB
Gedung Capitol diserbu oleh pendukung Donald Trump, Rabu (6/1/2021). (Sumber: AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Sebelum terjadinya kekerasan di Gedung Capitol, Trump mengatakan kepada pendukungnya di National Mall, Washington, bahwa pemilihan Presiden 2020 telah dicuri.

Baca Juga: Uni Eropa Setujui Vaksin Covid-19 Buatan Moderna, Dapat Segera Digunakan

Ketika kerusuhan dimulai, Trump kembali bersuara melalui Youtube dan kembali menegaskan klaimnya yang tanpa bukti itu.

Hal itu pun ditindak Youtube dengan menarik video tersebut.

“Youtube menariknya karena melanggar kebijakan menyebarkan kecurangan pemilu,” pernyataan dari Youtube.

Baca Juga: Pendukung Trump Protes Anarkis, Trump Ingatkan Untuk Tetap Damai

Twitter sendiri sebelumnya tak menghapus video tersebut, atau menghapus kemampuan untuk retweet, menyukai, atau mengomentarinya.

Namun, mereka kemudian menghapusnya juga dengan komentar-komentar yang lain.

“Kami secara signifikan membatasi keterlibatan dengan Tweet yang diberi label berada di bawah kebijakan Integritas Sipil karena risiko kekerasan,” ujar mereka.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU