> >

7 Asteroid Lewati Bumi Bulan Januari

Kompas dunia | 2 Januari 2021, 12:38 WIB
Ilustrasi ini menunjukkan galaksi jauh dengan Quasar aktif di pusatnya. Quasar memancarkan energi yang sangat besar dihasilkan lubang hitam supermasif yang dipicu oleh materi yang jatuh. Menggunakan kemampuan unik Hubble, astronom menemukan tekanan radiasi yang bergejolak dari sekitar lubang hitam mendorong material menjauh dari pusat galaksi dengan kecepatan sepersekian dari kecepatan cahaya. Angin Quasar mendorong ratusan material massa matahari setiap tahun. (Sumber: NASA/ESA/J. Olmsted)

JAKARTA, KOMPAS TV - Tahun berganti, kenangan tetap di hati dan impian boleh datang dan pergi. Anugerah di angkasa raya terus mengitari, komet, meteor, asteroid dan fenomena langit akan tetap terjadi dan bisa jadi rujukan bagi anda, keluarga dan si dia yang dekat di hati. Mari tengok langit dan berkelana di angkasa raya. 

Khusus untuk periode bulan Januari 2021 ini, setidaknya akan ada sekitar 7 asteroid yang akan lewat dekat bumi dan 3 fenomena lainnya yang menghiasi langit Indonesia.

Jangan lupa, catat berikut 10 daftar fenomena langit bulan Januari 2021 seperti dilansir Kompas.

Perihelion Bumi: 2 Januari 2021

Astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo menjelaskan bahwa perihelion Bumi adalah titik terdekat Bumi ke Matahari dalam orbit lonjongnya dengan Matahari menempati salah satu titik fokus ellips.

Perihelion Bumi akan terjadi pada Sabtu (2/1/2021) pada pukul 20:50 WIB dengan jarak 147,093 juta kilometer.

Pada saat itu Matahari akan tampak 3 persen lebih besar ketimbang ketampakan pada saat aphelion di bulan Juli 2021 kelak.

"Dan Bumi menerima intensitas cahaya Matahari 7 persen lebih tinggi dibandingkan pada saat aphelion," kata Marufin kepada Kompas.com, Jumat (1/1/2021).

Puncak hujan meteor Quadrantids: 3 - 4 Januari 2021

Foto ini adalah Hujan Meteor, atau Quadrantids yang difoto di Tembok China pada 3 Januari 2020 dan akan hadir kembali di angkasa pada 3 - 4 Januari 2021. (Sumber: NASA/Cheng Luo)

Hujan meteor Quadrantids adalah hujan meteor yang terkenal memiliki intensitas besar yaitu lebih dari 100 meteor per jam.

Meteor-meteor Quadrantid seakan-akan berasal dari rasi kuno Quadrant Muralis, yang kini menjadi bagian rasi Bootes.

Namun sesungguhnya berasal dari remah-remah komet tak dikenal yang lewat di dekat Bumi pada tahun 1490 dan terpecah-belah.

 

Asteroid 2003 AF23: 3 Januari 2021

Asteroid 2003 AF23 yang akan melintas dekat bumi pada 3 Januari 2021 (Sumber: NASA)

 

NASA mengatakan asteroid 2003 AF23 dengan perkiraan diameter 180 meter hingga 390 meter, hampir selebar Jembatan Golden Gate, akan melesat melewati Bumi pada 3 Januari 2021 pada jarak 6,3 juta kilometer; Ia juga menambahkan bahwa tiga puing kosmik yang relatif lebih kecil akan mendekati Bumi pada 2 Januari dan 3 Januari

 

Asteroid 2003 AF23 ditemukan pada tahun 2003, memiliki diameter 235 m dan tergolong asteroid dekat-bumi kelas Aten sehingga memiliki orbit yang bisa bersinggungan dengan orbit Bumi.

Pada Minggu (3/1/2021), asteroid ini akan lewat di dekat Bumi dalam jarak 18,3 kali lipat jarak rata-rata Bumi-Bulan atau setara 7 juta kilometer.

"Asteroid ini tidak memiliki potensi untuk bertabrakan dengan Bumi, setidaknya hingga satu abad ke depan," ucap dia.

 

Asteroid 2016 CO247: 6 Januari 2021

Asteroid 2016 CO247 yang akan melintas dekat Bumi pada 6 Januari 2021 (Sumber: NASA)

Asteroid 2016 CO247 ditemukan pada tahun 2016, memiliki diameter 282 m dan tergolong asteroid dekat-bumi kelas Apollo sehingga memiliki orbit yang bisa bersinggungan dengan orbit Bumi.

Pada Rabu (6/1/2021) asteroid ini akan lewat di dekat Bumi dalam jarak 19,3 kali lipat jarak rata-rata Bumi-Bulan atau setara 7,4 juta kilometer.

Sama seperti asteroid 2003 AF23, asteroid yang satu ini juga tidak memiliki potensi untuk bertabrakan dengan Bumi, setidaknya hingga satu abad ke depan.

Penulis : Edwin-Shri-Bimo

Sumber : Kompas TV


TERBARU