> >

Tingginya Angka Kematian Akibat Covid-19 Membuat Krematorium di Jerman Kewalahan

Kompas dunia | 23 Desember 2020, 23:40 WIB
Sejumlah warga tengah mengantri untuk menjalani tes Covid-19 di Hamburg, Jerman, Rabu (23/12). (Sumber: Bodo Marks / dpa via AP)

BERLIN, KOMPAS.TV – Para pengurus krematorium di Saxony, negara bagian di timur Jerman, mengatakan bahwa krematorium di wilayah tersebut mencapai batas kapasitas lantaran tingginya angka kematian akibat Covid-19 yang terjadi.

Kepala asosiasi pengurus krematorium daerah Saxony, Tobias Wenzel mengatakan, seperti dikutip dari kantor berita Jerman dpa, para anggotanya mengkhawatirkan proses penanganan jenazah yang menumpuk yang akan mengganggu jadwal libur hari Natal.  

Baca Juga: Wabah Kian Masif, Jasad Korban Covid-19 di Jerman Ditempatkan dalam Kontainer

Wenzel mengatakan, “Waktu tunggu jenazah-jenazah untuk dikremasi kini jadi menjadi dua kali lipat lebih lama, dari semula 5 hari menjadi 10 hari.”

Lebih lanjut Wenzel menyatakan, mengirim jenazah-jenazah korban Covid-19 ke luar negara bagian atau bahkan melintasi perbatasan ke negara tetangga di Republik Chechnya bukanlah pilihan.

Associated Press melaporkan, angka kematian akibat Covid-19 di Saxony terhitung tinggi: sejak terjadi wabah Covid-19, tercatat ada sebanyak 2.409 kematian, atau hampir sepesepuluh dari angka kematian keseluruhan kematian akibat Covid-19 di Jerman.  

Sementara itu, para pejabat kesehatan Jerman menyatakan, Jerman telah mencatat rekor kematian akibat Covid-19 tertinggi dalam 1 hari dengan 962 kematian.

Baca Juga: Jerman dan Belanda Lockdown Jelang Natal dan Tahun Baru

Badan kontrol penyakit Jerman, Institut Robert Koch juga melaporkan adanya 24.740 kasus virus corona baru.

Saxony memiliki angka penularan tertinggi dan rumah sakit yang kewalahan menangani pasien Covid-19 mulai memindahkan para pasien ke daerah lain. Saxony memiliki lebih dari 414 kasus Covid-19 per 100.000 warga, lebih dari dua kali lipat dari rata-rata keseluruhan kasus Covid-19 di seluruh Jerman.

Penulis : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU