> >

Alami Diskriminasi saat Akan Terbang dengan Maskapai AS, Aktivis Muslim Ini Ditahan Polisi

Kompas dunia | 15 November 2020, 15:55 WIB
Amani Al-Khatahtbeh aktivis muslim yang merasakan diskriminasi dari American Airlines. (Sumber: AP Photo)

NEWARK, KOMPAS.TV - Seorang blogger dan aktivis Muslim, Amani Al-Khatahtbeh mengalami diskriminasi saat akan terbang dengan American Airlines.

Al-Khatahtbeh bahkan sempat dilaporkan dan ditahan polisi oleh pihak maskapai karena perlakuan diskrimnasi tersebut.

Al-Khatahtbeh menceritakan insiden tersebut melalui akun Twitter miliknya.

Baca Juga: Erdogan Berlibur ke Pulau Varosha, Siprus Anggap sebagai Upaya Provokasi

Dia menceritakan dirinya sempat terlibat perdebatan dengan seorang pria saat tengah berada di Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) di Bandara Internasional Newark, Amerika Serikat (AS).

Menurut Al-Khatahtbeh pria tersebut memaksa untuk menyerobotnya saat tengah mengantre.

“Ketika saya mengatakan dia bisa menunggu seperti semua orang lain, dia mulai mengatakan bahwa dia telah melakukan pemeriksaan awal dan berada di kelas satu,” tulisnya seperti dikutip The Guardian.

Baca Juga: Joe Biden Akan Percayakan Jabatan Menteri Pertahanan AS kepada Wanita, Siapa Dia?

Menurut Al-Khatahtbeh, pria tersebut kemudian mengajukan keluhan terhadapnya dan pihak American Airlines berusaha mengeluarkannya dari penerbangan.

Bahkan Al-Khatahtbeh memposting video yang memperlihatkan polisi menahannya.

“Mereka bahkan memanggil polisi. Pria dari kelas pertama ini membuat keluhan tentanng saya, karena dia ingin menyerobot barisan saya di TSA dan kini mereka memanggil polisi untuk mengantarkan saya keluar dari penerbangan tanpa alasan, lebih mempercayai kata-kata orang ini dibanding kata saya,” tulisnya.

Baca Juga: Viral Seorang Pria di China Bawa "Harimau" Jalan-jalan, Ternyata Seekor Anjing yang Dicat

“Dia membuat saya merasa tidak nyaman, pria ini duduk di kelas satu. Saya adalah seorang wanita Muslim berjilbab dalam penerbangan ini dan karena itu mereka memilih mempercayai kata-katanya,” tambah Al-Khatahtbeh.

Dia mengatakan akhirnya dirinya dikeluarkan dari penerbangan, sedangkan pria tersebut melanjutkan penerbangannya.

Pihak American Airlines sendiri mengakui terjadinya insiden tersebut dan akan melakukan investigasi.

Baca Juga: Permintaan Putin ke Azerbaijan: Jaga Keselamatan Gereja di Nagorno-Karabakh

“Kami menyadari insiden yang terjadi saat akan melakukan boarding pada penerbangan 2029 di Bandara Internasional Newark Liberty. Kami prihatin dengan tuduhan ini dan tim kami sedang bekerja untuk memahami apa yang terjadi,” ujar juru bicara American Airlines.

Americab Airlines mengatakan bahwa penerbangan itu dilanjutkan setelah tertunda sekitar satu jam.

Namun, pihak maskapai mengatakan Al-Khatahtbeh tak bisa melanjutkan penerbangan. Tapi tak diketahui status dari sang pria.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU