> >

Menggemaskan, Dokter Ini Diganggu Sang Cucu saat Diwawancarai pada Siaran Langsung

Kompas dunia | 2 Oktober 2020, 17:34 WIB
Dr. Irwin Redlener tengah diganggu cucunya saat diwawancari oleh stasiun TV AS. (Sumber: MNSBC)

NEW YORK, KOMPAS.TV - Seorang dokter yang tengah diwawancarai oleh sebuah stasiun TV Amerika Serikat (AS) harus menahan tawa ketika diganggu cucunya.

Padahal saat itu wawancara tersebut tengah disiarkan secara langsung. Kejadian lucu dan menggemaskan itu dirasakan oleh Dr Irwin Redlener.

Dokter Redlener selama ini sangat vokal dalam mengritisi kinerja pemerintah dalam menghadapi bencana, khususnya pandemic Covid-19.

Baca Juga: Donald Trump Positif Covid-19, Prosedur Keamanan Presiden AS Dipertanyakan

Stasiun MSNBC menjadikannya sebagai narasumber terkait perkembangan wabah karena virus corona itu di New York.

Tetapi saat memberikan penjelasan, cucu laki-lakinya tiba-tiba masuk ke dalam kamar dan merangkak ke bagian belakang atas kursi sang dokter.

Sang cucu yang melihat ke arah kamera langsung tertawa sambil mengeluarkan lidah dari mulutnya, dan membuat mimik wajah lucu.

Baca Juga: Kim Jong-Un Murka Seusai Ditemukan Grafiti Menentang Pemerintah Korea Utara

Seperti dikutip Mirror, sang dokter yang kaget hanya bisa berkata, “Oh, boy”. Dia pun memanggil istrinya untuk meminta bantuan.

Dokter Redlener hanya bisa tertawa dengan muka merah atas kejadian menggemaskan yang baru terjadi.

Sang pembawa acara pun tertawa melihat kejadian tersebut, dan menggoda dokter Redlener.

Baca Juga: Meski Positif Covid-19, Kondisi Donald Trump Baik-Baik Saja

“Ini adalah yang terbaik yang pernah saya lihat. Anda bisa membicarakan apa pun yang Anda mau,” tuturnya.

Potongan wawancara itu pun viral di Twitter dan membuat banyak netizen berkomentar.

“Saya suka saat anak-anak memperlakukan orang tua atau kakek-nenek mereka. Cara Dokter Redlener memanggil orang dewasa untuk menolongnya sangat lucu. Lain kali dia akan menutup pintu,” cuit salah satu dari mereka.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU