> >

Kairo Yang Berada Di Jepang, Bukan Di Mesir

Kompas dunia | 26 September 2020, 21:52 WIB
Musim dingin yang datang mendera dan membuat banyak orang kedinginan, membutuhkan penghangat yang bisa meredakan dingin yang menusuk (gambar Ilustrasi) (Sumber: Pixabay, Pexels)

Tokyo, Kompas TV - Kairo, mendengar kata ini, tentu dengan mudah kita bayangkan nama sebuah ibukota di Mesir, namun yang dimaksud bukan itu.

Kairo adalah juga nama bagi penghangat saku sekali pakai, yang biasanya hanya dijual di negeri Sakura.

Fungsi utama kairo yang portable ini adalah untuk menghangatkan suhu tubuh.

Biasanya, orang-orang Jepang membawa benda ini saat mereka bekerja atau sekedar berjalan-jalan diluar ruangan, pada saat musim dingin.

Daya tahan panasnya juga lumayan awet. Mulai dari 12 jam, ada juga yang sampai 20 jam, tergantung dari jenis produknya.

Kairo, berbentuk seperti kantong seukuran telapak tangan, di dalam kemasan plastik yang berwarna terang. Di dalamnya terdapat serbuk besi serta beberapa bahan campuran kimia lainnya.

Bila kantong ini dibuka dari kemasan plastiknya dan bersentuhan langsung dengan udara disekitarnya, perlahan-lahan suhunya akan naik di sebabkan adanya reaksi kimia.

Bahkan suhu kairo bisa mencapai 80 derajat. Tapi masih dianggap aman lho, karena angkanya masih dibawah suhu didih.

Jadi kairo ini termasuk barang yang masuk daftar wajib bawa, terutama saat musim dingin datang.

Cukup tempelkan di sepatu, atau letakan di bagian dalam jaket, di sekitar punggung dan perut yang tak bersentuhan langsung dengan kulit, juga bisa dimasukkan ke dalam saku.

Rasa dingin yang menyergap bisa tergantikan dengan sedikit kehangatan.

Penulis : Agung-Pribadi

Sumber : Kompas TV


TERBARU