> >

Jelang Ditangkap karena Bunuh Pengunjuk Rasa, Pria Ini Pilih Bunuh Diri

Kompas dunia | 21 September 2020, 16:17 WIB
Jack Gardner bunuh diri saat dirinya akan ditangkap polisi karena kasus pembunuhan pengunjuk rasa. (Sumber: Mirror)

PORTLAND, KOMPAS.TV - Seorang pria memilih bunuh diri sebelum dirinya ditangkap polisi karena dituduh menjadi pelaku pembunuhan kepada seorang pengunjuk rasa.

Pria bernama Jake Gardner itu dituduh telah melakukan pembunuhan terhadap James Scurlock di depan bar miliknya di Omaha, Nebraska.

Scurlock merupakan salah satu peserta unjuk rasa Black Live Matters di Nebraska, 30 Mei lalu.

Baca Juga: Tak Kuat Disiksa, Gadis Kecil Ini Meminta Dokter Membiarkannya Mati

Ketika akan ditangkap, Gardner yang berusia 38 tahun ditemukan tewas di Portland, Oregon, Minggu (20/9/2020) waktu setempat.

Pria yang merupakan veteran perang Irak itu juga meninggalkan pesan kematian.

Dilansir dari Mirror, Pengacara Gardner, Stu Dornan mengonfirmasikan kliennya telah bunuh diri.

Dornan mengatakan kliennya itu mengalami cedera traumatik di otaknya dan PTSD yang berasal dari saat dia bekerja di militer.

Dornan sendiri menyesalkan keputusan kliennya untuk bunuh diri, karena dia merasa bisa membuktikan Gardner tak bersalah.

Baca Juga: Bom Bekas Perang Dunia II Meledak saat Dibersihkan, 2 Pekerja Tewas

Sang pengacara pun menyalahkan situasi pengadilan oleh media yang menimpa Gardner, karena dia menegaskan kliennya sebenarnya tengah membela diri ketika pembunuhan itu terjadi.

Dornan mengungkapkan Gardner sangat takut untuk kembali ke Omaha setelah menerima ancaman pembunuhan dan merasa tak akan menerima pengadilan.

Selain pembunuhan, Gardner juga dihadapkan pada tuntutan penyerangan tingkat satu, ancaman dan penggunaan senjata saat melakukan kejahatan.

Penulis : Haryo-Jati

Sumber : Kompas TV


TERBARU