> >

Soal Usulan Konser Coldplay Digelar Dua Hari, Sandiaga Uno: Kita Sudah Berkoordinasi

Musik | 22 Mei 2023, 19:17 WIB
Foto arsip. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berbicara kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (27/4/2023). (Sumber: Tangkapan layar tayangan Breaking News KOMPAS TV)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan perkembangan terkait usulan agar konser Coldplay di Jakarta diselenggarakan dua hari.

Sebagai informasi, Coldplay akan menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 November 2023. 

Penjualan tiket konser Coldplay telah berlangsung pada Rabu (17/5/2023) dan Jumat (19/5/2023). Tiket langsung ludes dalam hitungan menit.

Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Penipuan Konser Tiket Coldplay, Korban 60 Orang dan Kerugian Rp257 Juta

Tidak sedikit penggemar yang meminta agar jadwal konser Coldplay di Indonesia ditambah satu hari. Mengingat, band asal Inggris itu juga menambah jadwal konser di sejumlah negara.

Terkait hal itu, Sandiaga menyebut telah berkoordinasi dengan pihak promotor agar konser Coldplay di Jakarta dapat digelar dua hari.

“Kita telah berkoordinasi untuk mendukung penyelenggaraan konser (Coldplay) selama dua hari. Siapa tahu yang belum mendapatkan kesempatan, bisa mendapatkan tiketnya di tambahan hari ini,” kata dia dalam konferensi pers, Senin (22/5/2023).

Soal penambahan hari, sebelumnya juga sempat disinggung oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Dia mengatakan animo masyarakat terhadap kedatangan Coldplay cukup tinggi, sementara kapasitas SUGBK hanya 80.000 orang.

Baca Juga: Tak Hanya di Taiwan dan Australia, Coldplay Ternyata Kerap Menambah Hari Konser

Sandi berharap, pihak promotor yakni TEM Entertainment dan PK Entertainment, dapat menambah konser Coldplay satu hari lagi.

“Kita tahu kapasitasnya cuma 80.000. Jadi ini di depan kita ada 500 ribu orang. Mudah-mudahan mereka (promotor) mau menambah satu hari lagi untuk konser di Jakarta,” ucapnya.

Coldplay sebelumnya juga melakukan penambahan hari konser di beberapa negara, seperti Taiwan dan Australia. Penambahan tersebut dilakukan karena adanya permintaan yang tinggi.

 

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU