> >

Presiden Korsel Marah Polisi Abaikan 11 Panggilan Darurat Sebelum Tragedi Halloween Itaewon

Seni budaya | 2 November 2022, 12:33 WIB
Presiden Yoon Suk Yeol marah setelah mengetahui kepolisian Korea Selatan mengabaikan 11 panggilan darurat sebelum tragedi Halloween Itaewon terjadi. (Sumber: AP)

SEOUL, KOMPAS.TV - Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol dikabarkan sangat marah setelah mengetahui para polisi mengabaikan panggilan darurat pengunjung Halloween Itaewon sebelum tragedi terjadi.

Menurut seorang pejabat kepresidenan, Presiden Yoon telah mendapat laporan bahwa ratusan panggilan sudah dilayangkan pada Sabtu (29/10/2022) malam sebelum tragedi Halloween Itaewon.

Diduga polisi tidak mengambil tindakan apapun bahkan setelah menerima 11 panggilan tentang tingkat bahaya kerumunan.

Akibatnya, Presiden Yoon memerintahkan agar penyelidikan dilakukan "secara menyeluruh tanpa jejak keraguan.

Baca Juga: WNI Korban yang Selamat dari Tragedi 'Halloween' Itaewon Korsel Sebut Saat Itu Kondisi Mencekam!

"Mereka yang bertanggung jawab akan ditangani secara ketat sesuai dengan hukum dan prinsip," kata pejabat itu kepada kantor berita Yonhap, Selasa (1/11/2022).

 

Sebelumnya, Badan Kepolisian Nasional mengungkapkan transkrip dari 11 panggilan darurat yang mulai datang sekitar empat jam sebelum tragedi terjadi.

"Sepertinya Anda bisa tergilas sampai mati dengan orang-orang yang terus datang ke sini sementara tidak ada ruang bagi orang untuk turun," bunyi panggilan pertama pukul 18.30 KST (tragedi terjadi sekitar pukul 22.00 KST).

Baca Juga: Kesaksian WNI Korban Hallowen Itaewon: Pertama Kali Saya Lihat Seperti Ini, Sangat Mencekam

Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Yonhap


TERBARU