> >

Ending Film "Fight Club" di China Diubah: Tyler Durden Kalah, Pemerintah Menang

Film | 26 Januari 2022, 20:59 WIB
Ilustrasi. Mural yang terinspirasi dari film Fight Club (1999) di Katalunya, Spanyol. China mengganti ending film Fight Club yang didistribusikan di negaranya. (Sumber: Miquel C. via Wikimedia)

BEIJING, KOMPAS.TV - Film kesohor buatan Amerika Serikat, Fight Club (1999) dipasangi akhiran cerita (ending) baru ketika didistribusikan di China belakangan ini. Beijing membuat otoritas “menang” pada akhir cerita.

Dalam versi film yang didistribusikan Tencent Video, Fight Club berakhir dengan tokoh utama (narator/Tyler Durden) ditangkap polisi dan mendapatkan perawatan psikologis hingga sembuh.

Padahal, ending orisinal film garapan David Fincher ini menceritakan Tyler, yang merupakan tokoh alter-ego imajiner, mati dan gerombolannya berhasil mengebom gedung-gedung pencakar langit.

China rupanya menghendaki akhir cerita yang lain. Dalam versi China, polisi sukses melacak Tyler dan menangkapi semua kriminal. Pengeboman berhasil dibatalkan.

Baca Juga: Viral Dialog "It's My Dream" Layangan Putus, Putri Marino: One Take, Tidak Ada di Naskah

Fight Club yang didistribusikan Tencent memuat narasi akhir sebagai berikut:

“Melalui petunjuk yang diberikan Tyler, polisi segera menyadari keseluruhan rencana dan menangkap semua kriminal, berhasil mencegah bom diledakkan.”

“Setelah pengadilan, Tyler dikirim ke rumah sakit jiwa untuk menerima perawatan psikologis. Dia sembuh dan keluar rumah sakit pada 2012.”

Tangkapan layar ending versi China itu beredar di media sosial dan menuai berbagai respons.

Chuck Palahniuk, penulis novel Fight Club yang diadaptasi Davide Fincher menjadi film, menyindir perubahan tersebut. 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Iman-Firdaus

Sumber : BBC


TERBARU