> >

Karyanya Selalu Fenomenal, Ian Antono: Yang Penting Enak Didengar Orang

Musik | 27 Juli 2021, 20:55 WIB
Ian Antono, Gitaris God Bless (Sumber: Tribunnews)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Selama 48 tahun God Bless berkiprah di Indonesia, terselip karya-karya fenomenal Ian Antono. Tak kurang  250 karya lagu telah ia ciptakan.

Dari "Panggung Sandiwara" dan "Rumah Kita" bukan satu-satunya lagu hits ciptaanya, tetapi masih banyak lagi lagu-lagu karyanya yang hits dan sekaligus melambungkan penyanyinya.

Mulai dari “Neraka Jahanam” (Duo Kribo), Selamat Pagi Indonesia, Bla-Bla-Bla (God Bless), Tangan-Tangan Setan, Jarum Neraka, Gersang, (Nicky Astria), Preman (Ikang Fawzie), Menanti Kejujuran, Saksi Gitar Tua, Kepala Dua (Gong 2000), dan masih banyak lagi.

Menyikapi banyaknya lagu fenomenal, Ian Antono tak berpikir sampai sejauh mana lagu tersebut meraih penghargaan. Ian mengaku yang penting dalam mencipta lagu adalah enak didengar dan diterima masyarakat.

"Pokoknya kalau saya buat lagu diusahain sebagus mungkin (itu menurut aku ya?), terus memilih notasi-notasi yang gampang dan masuk di hati masayarakat aja pada umumnya, terus sebisa mungkin lagu itu gampang juga dinyanyiin orang, gitu sih," ungkap Ian Antono dalam wawancaranya bersama Voice Magz.

Baca Juga: Ian Antono Akui Latihan Ngeband Jadi Olahraga Rutin God Bless

Ian Antono juga bercerita rahasia bagaimana ia bisa menciptakan lagu yang enak.

"Ya  kalau lagi mood, kita bikin apa pun pasti cepet, karena kayak ngalir aja, termasuk bikin lagu. Tapi kalau lagi nggak mood biar setahun juga nggak jadi jadi, Bener nggak?" lanjut Ian Antono.

Seperti diketahui, Ian Antono juga menyabet banyak penghargaan, di antaranya, BASF Awards sebagai Arranger Terbaik untuk Album Gersang (Nicky Astria) 1987-1988.

HDX Awards untuk album "Buku Ini Aku Pinjam" (Iwan Fals) 1989. BASF Awards 1990 Album "Bara Timur" Gong2000, sebagai Album Terlaris.

Kemudian HDX Awrds Album "Laskar" (Gong 2000) 1994 sebagai Album Terbaik, Diamond Achievement Award atas dedikasi dan prestasi yang tinggi di industri musik pada 1995, dan banyak lagi.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV / Voice Magz


TERBARU