> >

Netizen RI Kembalikan Rating Aplikasi ReStock Milik Asing, Usai Salah Sasaran Amuk

Lifestyle | 5 April 2021, 11:19 WIB
Restock, aplikasi milik luar negeri yang jadi salah sasaran amuk netizen Indonesia (Sumber: Instagram)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Video viral MFA, CEO Restock.id yang viral gara-gara aksi "Koboi Fortuner" yang terjadi pada Kamis (1/4/2021) memang membuat geram netizen se-Tanah Air. Netizen diketahui langsung berbondong-bondong menyerbu medsos Restock.Id, termasuk aplikasi Restock milik luar negeri yang ternyata jadi salah sasaran. 

Pria yang diketahui bernama Muhammad Farid Andika tersebut menodongkan senjata api ke pengendara motor Vario setelah ia tabrak di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Namun ironisnya, aplikasi yang mereka serang tersebut salah sasaran, yakni ReStock, sebuah aplikasi kalkulator untuk kebutuhan belanja. Waduh!

Sembari memberikan rating bintang satu, sebagian besar dari mereka marah-marah dan mengecam tindakan buruk CEO-nya.

Aplikasi Restock milik luar negeri yang jadi salah sasaran amuk netizen Indonesia (Sumber: Playstore)

“Bad attitude management,” tulis salah seorang reviewer.

“Bad CEO,” timpal netizen lain.

“Learn from it,” ujar netizen lain lagi.

Akibat banyaknya ulah netizen Indonesia, saat ini aplikasi yang masuk kategori Shopping sempat memperoleh rating bintang tiga.

Namun per Senin (5/4/2021), aplikasi ini sudah berangsur menjadi rating bintang empat setelah banyak warga RI yang salah sasaran minta maaf, dan mengembalikan rating aplikasi agar kembali ke bintang lima.

"NETIZEN INDONESIA, RESTOCK INI BERBEDA DENGAN RESTOCK.ID YANG CEONYA VIRAL ITU YA! APLIKASI INI BERGUNA UNTUK MENGHITUNG KAPAN KITA BELANJA DENGAN MEMASUKKAN PENGGUNAAN KITA, COBAIN DULU DEH. And for the developer, I'm so sorry for what these people have done. Hope you'll get your real rating really...,"

"Forgive our regional netizen attitude (which is mostly stupid) , great app! Warm hug from Indo,"

"I'm so sorry this is the different app from indonesia. In indonesia the ceo have a case. Really sorry,"

Penulis : Ade-Indra-Kusuma

Sumber : Kompas TV


TERBARU