> >

Smart FM Gelar Smart Business Outlook 2024 yang Membahas Peluang Bisnis dan Disrupsi Teknologi

Ekonomi dan bisnis | 30 November 2023, 23:45 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu berbicara dalam acara Smart Business Outlook di Jakarta, Selasa (28/11/2023). (Sumber: Radio Smart FM)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Radio Smart FM kembali menggelar acara Smart Business Outlook dengan tema "Peluang Bisnis dan Disrupsi Teknologi" di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (28/11/2023).

Smart Business Outlook 2024 menghadirkan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu yang mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko sebagai pembicara utama.

Selain itu, hadir lima pembicara terkemuka dan pakar di bidangnya yang juga merupakan narasumber dari Radio Smart FM 95.9 yaitu:

- Aviliani (ekonom senior & profesional)
- Jacky Mussry (CEO Mark Plus Institute)
- Tung Desem Waringin (motivator dan pelatih bisnis no 1 Indonesia)
- James Gwee (Indonesia’s favourite trainer & seminar speaker)
- Ryan Filbert (praktisi pasar modal dan cyber security analyst)

Baca Juga: Anak-Anak Muda Generasi Z Indonesia Ciptakan Ide di Bidang Bisnis dan Teknologi - POLLING #39

Dalam pidatonya, Febrio menyatakan Indonesia merupakan salah satu negara dengan keadaan fiskal yang sehat.

Hal ini terlihat dari penurunan terus-menerus defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang bahkan saat ini, kata dia, lebih baik dari Undang-Undang APBN 2023 yang disahkan pada Oktober 2022.

Selain itu, Febrio menyoroti manfaat pengelolaan fiskal yang efektif dan peran APBN sebagai peredam kejut atau shock absorber, sehingga tidak perlu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) secara mendesak. Risiko makro, sambungnya, juga relatif sangat terjaga.

"Akhirnya kita naikkan (BBM) waktu itu di bulan September 2022. Tetapi itu kemudian bisa kita
absorb (redam, red) dengan sangat baik. Inflasi kita jaga turun, daya beli masyarakat kita jaga juga," tuturnya.

Ia menambahkan, fiskal juga menjadi salah satu indikator yang menjadikan suatu negara tahan terhadap risiko global, yang dapat dilihat dari defisit anggaran.

Penulis : Almarani Anantar Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU