> >

Layanan Paylater Populer di Kalangan Milenial, Koneksi dengan Marketplace Jadi Incaran

Keuangan | 2 November 2023, 11:00 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap sebuah fenomena baru dalam masalah keuangan anak muda. Yakni mereka kesulitan mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) karena punya tunggakan PayLater. (Sumber: Gramedia.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Riset terbaru berjudul "Unveiling Indonesia’s Financial Evolution: Fintech Lending and Paylater Adoption" dari perusahaan Populix mengungkap bahwa layanan keuangan paylater atau buy now pay later (BNPL) digunakan 48% masyarakat Indonesia untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti paket data, internet, dan listrik.

Paylater juga populer digunakan untuk membeli pakaian, pengeluaran bulanan, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Berbagai platform paylater memiliki pangsa pasar yang berbeda-beda di Indonesia.

Baca Juga: Agen BRILink Kini Bisa Ajukan Paylater Hingga Rp50 Juta di Aplikasi BRILink Mobile

Shopee Paylater mendominasi dengan 89% pengguna, diikuti oleh GoPay Later 50% dan Kredivo Paylater 38%.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bagaimana paylater memainkan peran signifikan dalam aktivitas ekonomi Indonesia saat ini," ungka Timoty dikutip dari Kompas.com, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga: Banyak Anak Muda Gagal Ajukan KPR karena PayLater, Simak Tips Ini dari OJK

Meskipun demikian, masyarakat Indonesia terbilang bijak dalam mengelola keuangan mereka. Sebanyak 82% responden memiliki tagihan bulanan kurang dari Rp 1 juta.

"Hal ini menunjukkan, responden telah memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik dengan membatasi nominal cicilan yang mereka miliki sehingga pengeluaran bulanan tetap terkendali," imbuh dia.

Survei yang diadakan pada bulan September 2023 menunjukkan bahwa 55% dari 1.017 responden telah menggunakan paylater dalam transaksi mereka.

Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas.com, Kompas TV


TERBARU