> >

Tenggat 72 Jam Berakhir, LockBit Klaim Publikasikan Data Pegawai hingga Data Operasional BSI

Perbankan | 16 Mei 2023, 13:48 WIB
Kelompok peretas LockBit 30 mengumumkan telah mempublikasikan sebagian data yang mereka curi dari Bank Syariah Indonesia. Hal itu dilakukan karena batas waktu 72 jam untuk bernegosiasi yang mereka tentukan, berakhir pada Selasa (16/5/2023) pagi dan belum ada kesepakatan. (Sumber: Twitter @DarkTracer)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kelompok peretas LockBit 30 mengumumkan telah mempublikasikan sebagian data yang mereka curi dari Bank Syariah Indonesia. Hal itu dilakukan karena batas waktu 72 jam untuk bernegosiasi yang mereka tentukan, berakhir pada Selasa (16/5/2023) pagi dan belum ada kesepakatan.

Dikutip dari unggahan akun Twitter @DarkTracer, data yang dipublikasikan LockBit di dark web berupa data karyawan, data operasional perusahaan, dan data bisnis perusahaan.

Baca Juga: Layanan BSI dengan Kemenkeu Kembali Normal, Nasabah Bisa Transaksi Pembayaran Gaji hingga Pajak

Di gambar lain yang diunggah akun @DarkTracer, ada pernyataan lengkap LockBit tentang berakhirnya masa negosiasi. Mereka juga mengatakan nasabah BSI agar tak lagi menggunakan layanan bank itu, karena tidak bisa menjaga keamanan data nasabah mereka.

LockBit menyebut, BSI harus memberikan kompensasi kepada para nasabahnya atas gangguan layanan yang terjadi selama sepekan kemarin.

Namun, LockBit mengaku tidak membocorkan kerentanan dalam sistem BSI kepada pihak lain dan data staf bank. Sehingga mereka menyimpan sebagian kecil data yang mereka sebut “paling menarik” untuk diri mereka sendiri.

Baca Juga: BSI Gangguan Berhari-hari, Apkasindo Minta Bank Konvensional Diizinkan Beroperasi Lagi di Aceh

Terkait dengan pengakuan LockBit tersebut, Corporate Secretary BSI Gunawan Arif Hartoyo mengatakan, BSI memastikan data dan dana nasabah aman.

"Kami memastikan data dan dana nasabah aman, serta aman dalam bertransaksi. Kami juga akan bekerja sama dengan otoritas terkait dengan isu kebocoran data,” kata Gunawan dalam keterangan tertulisnya kepada media, Selasa (16/5/2023).

Ia menyampaikan, BSI terus meningkatkan upaya pengamanan untuk memperkuat digitalisasi dan keamanan sistem perbankan dengan prioritas utama menjaga data dan dana nasabah.

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber :


TERBARU