> >

Mengenang Hadratusyaikh Hasyim Asy ari, Ulama Pendiri NU yang Wafat 7 Ramadan 1336 H

Risalah | 10 April 2022, 03:05 WIB
Sosok Hadratusyaikh Hasyim Asy'ari pendiri NU dan ulama berpengaruh di Indonesia yang wafat 7 Ramadan. (Sumber: Tebuireng Online)

Sosok Kiai Hasyim Asy’ari, menurut Zuhairi Misrawi dalam buku tersebut, menginspirasi banyak pihak agar berjihad di ranah pendidikan umat dan menjadikan paham ahlussunah wal jamaah sebagai fondasi membangun umat.

“Paham tersebut terbukti menjadikan Islam sebagai kekuatan konstruktif, yang salah satunya adalah setiap muslim tidak menganggap dirinya sebagai umat yang paling benar dan tidak mudah terjebak dalam klaim kebenaran,” tulis Zuhairi Misrawi.

Baca Juga: Prof Zakiah Daradjat, Sosok Ulama Perempuan, Ilmuwan dan Hamka versi Muslimah

Hadratusyaikh Hasyim Asy'ari Mendirikan NU

NU atau Nadhlatul Ulama bermakna kebangkitan ulama. Organisasi kebangkitan ulama itu secara resmi didirikan pada 16 Rajab 1344 hijriah atau bertepatan dengan 31 Januari 1926 Masehi, dengan KH Hasyim Asy'ari dipercaya sebagai Rais Akbar.

Berdirinya NU bukan sekedar keinginan untuk membangun barisan ulama belaka.

NU berdiri untuk merespons situasi dunia Islam kala itu, khususnya setelah tumbangnya khilafah Turki Usmani dan berganti jadi republik, serta Hijaz atau Arab Saudi yang mulai konservatif dengan naiknya Kerajaan Saud.

Dipimpin oleh KH Hasyim Asy’ari, para ulama ahlussunah wal jamaah merasa harus merapatkan diri guna menjaga agar mazhab ini senantiasa lestari dan terus berkembang di tengah pertentangan dan pergolakan pemikiran di dunia Islam.

Lewat NU pula, pemikiran beliau berkembang dan hingga kini melahirkan jutaan murid dan pesantren yang tersebar di seantero negeri untuk mewartakan Islam moderat lewat paham ahlussunah wal jamaah.

Beliau wafat pada 17 November 1964 atau pada 7 Ramadan 1443 Hijriah. Beliau dikebumikan di Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. 

 

Penulis : Dedik Priyanto Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU