> >

Simak Hukum Puasa Ramadan dalam Islam

Panduan | 9 April 2021, 22:50 WIB
Ilustrasi Ramadan (Sumber: Webneel)

JAKARTA, KOMPASTV - Tidak terasa bulan Ramadan 1442 H / 2021 M yang dinantikan seluruh umat muslim akan segera tiba.

Saat Ramadan umat muslim diwajibkan untuk berpuasa yakni menahan lapar, haus, serta hawa nafsu dari terbit fajar (subuh) hingga terbenamnya matahari (maghrib).

Lantas bagaimana hukum puasa Ramadhan dalam Islam?

Berikut adalah rangkumannya yang dikutip dari 'Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah' oleh Ustaz M Sukron Maksum.

1. Umat muslim wajib melakukan ibadah puasa

Hukum puasa Ramadan adalah wajib bagi semua orang yang memeluk agama Islam yang berakal dan balig, sehat, dan menetap. Sedangkan untuk wanita, hendaklah ia telah haid dan nifas.

Baca Juga: 5 Tips Agar Keuangan Anda Aman dan Tidak Terjebak Konsumerisme Saat Bulan Ramadhan

2. Ancaman bagi yang tidak berpuasa

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah ra., Rasulullah saw bersabda:

Barang siapa yang berbuka pada satu hari dari bulan Ramadan tanpa keringanan yang dibebankan Allah kepadanya, maka puasanya tidak akan dapat dibayar, meskipun berpuasa sepanjang waktu. (HR Abu Daud, Ibnu Majah dan Tirmidzi).

3. Puasa orang-orang kafir dan gila

Puasa merupakan ibadah Islam, sehingga tidak wajib bagi orang-orang yang tidak beragama Islam. Sedangkan orang gila tidak termasuk mukalaf, karena telepasnya taklif dan akal.

4. Puasa anak-anak

Meskipun puasa tidak diwajibkan untuk anak-anak yag belum balig, namun para orang tua sepatutnya menyuruh mereka berpuasa semampunya.

Hal ini perlu dilakukan agar anak-anak terbiasa menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga: Tips Nyaman dan Lancar Puasa di Bulan Ramadan bagi Penderita Mag

5. Orang yang boleh tidak berpuasa dan wajib membayar fidiah

Adapun keringanan bagi mereka untuk tidak berpuasa yakni orang yang sudah tua, orang sakit yang tidak ada harapan sembuh, orang yang memiliki pekerjaan berat dan tidak memilki pekerjaan selain itu, perempuan hamil, serta perempuan menyusui.

6. Orang yang boleh tidak berpuasa dan wajib mengqada

Bagi yang berpuasa, diperbolehkan membatalkan puasanya atau tidak berpuasa bagi yang termasuk dalam kategori orang sakit yang memiliki harapan sembuh dan bagi musafir.

7. Orang yang wajib berbuka dengan mengqada

Bagi wanita-wanita yang haid dan nifas diharamkan bagi mereka untuk berpuasa. Namun wanita-wanita tersebut wajib mengqada puasanya sebanyak yang mereka tinggalkan.

Penulis : Isnaya-Helmi

Sumber : Kompas TV


TERBARU