> >

Ujian Nasional Dihapus, Gimana Nasib Bimbel dan Guru Privat?

Ekonomi dan bisnis | 13 Januari 2020, 15:01 WIB

Ujian Nasional membuat lembaga bimbingan belajar jadi magnet para siswa. Momok tak lulus UN membuat bimbel diburu. Apalagi dengan iming-iming kepastian pasti lulus UN. Lembaga bimbel seperti Primagama mengaku, tambahan murid baru di semester dua selalu naik 30 persen dibanding total murid di semester satu.

Nah, bagaimana kalau nanti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menghapus Ujian Nasional? Primagama tak khawatir hal tersebut akan mengganggu bisnis mereka. Taktik bisnisnya adalah dengan menyesuaikan kurikulum materi yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Kemendikbud Pastikan Ujian Nasional Tetap Diganti Sesuai Rencana
 
Sama seperti lembaga bimbel offline, bimbel online seperti Zenius menyebut kebijakan pemerintah tidak akan mengurangi peran Zenius di bisnis pendidikan. Bimbel yang mengklaim sudah memiliki 12,8 juta pengguna ini mengaku sudah memiliki program yang tidak hanya fokus kepada nilai ujian.

Perubahan kebijakan ujian juga tak terlalu membuat guru privat khawatir. Andri Rais misalnya. Selain mengajar di lembaga bimbel, biasanya di semester dua Andri akan kelimpahan murid yang mau belajar secara privat.
 
Tapi pendapat berbeda disampaikan para penjual buku soal latihan Ujian Nasional. Omzet mereka sebenarnya sudah turun sejak era digital memudahkan para pelajar mendapat soal-soal latihan. Sejumlah jurus pun dikeluarkan para penjaja buku agar omzet tetap cuan.

Penulis : Reny-Mardika

Sumber : Kompas TV


TERBARU