> >

Luhut Ajak Pengusaha Belanda Berinvestasi di IKN

Ekonomi dan bisnis | 1 Juni 2022, 09:47 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Sumber: Kemenko Marves )

DEN HAAG, KOMPAS.TV- Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak pengusaha Belanda untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara Nusantara di Kalimantan Timur. Ajakan itu disampaikan Luhut saat bertemu dengan sejumlah investor Negeri Kincir Angin tersebut, di Den Haag, Senin (30/5/2022) waktu setempat.

"Indonesia dan Belanda memiliki sejarah panjang, hal ini merupakan modalitas penting penguatan kerja sama bilateral," kata Luhut dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (1/6/2022).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Belanda Mark Harbers, Luhut menjelaskan IKN akan dibangun sebagai smart and green city.

Pihak Belanda diharapkan bisa berpartisipasi mendukung pembangunan IKN melalui sharing of expertise dan peningkatan investasi ekonomi hijau antara lain melalui program blended finance.

Baca Juga: Menteri Bahlil: Jangan Persepsikan Investasi IKN Hanya Arab dan Jepang

Sementara itu, Menteri Mark Harbers menyatakan Belanda siap mendukung pembangunan IKN.

"Pembangunan IKN tidak hanya terbatas pada membangun infrastruktur kota baru, melainkan pula penyediaan aspek sosial dan ekonomi penduduknya. Hal mana perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya dan Belanda siap mendukung Indonesia dalam kaitan ini," tutur Habers.

Selain proyek IKN, Indonesia-Belanda juga menjajaki kerja sama yang lebih erat antara lain terkait pengembangan Teluk Jakarta, pembangunan tidal bridge di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta transisi energi.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, banyak pihak yang tertarik untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Bantah IKN Minim Pendanaan, Luhut Klaim Uni Emirat Arab Siap Investasi Rp293 Triliun

Penulis : Dina Karina Editor : Purwanto

Sumber :


TERBARU