> >

Plant 5 Kilang Balikpapan Ditutup Sementara Pasca Kebakaran

Bumn | 16 Mei 2022, 09:10 WIB
Kilang Balikpapan terbakar pada Minggu (15/5/2022). (Sumber: Kompas.com )

Sejak pertama kali dibangun, RU V telah mengalami beberapa kali perbaikan guna meningkatkan margin dan kapasitas produksi.

Kini, Kilang Balikpapan menghasilkan produk-produk yang sesuai dengan Service Level Agreement (SLA). Yaitu meliputi Bahan Bakar Minyak/BBM (Premium, Kero, Solar, Pertadex & Pertamax), Non Bahan Bakar Minyak/NBBM (Smooth Fluid 05), dan LPG.

RU V Balikpapan telah beroperasi sejak 1922 dan saat ini memasok hingga 26 persen total kebutuhan BBM di seluruh Indonesia.

Baca Juga: BUMN Salurkan Minyak Goreng Curah Rp14.000, Bisa Dibeli di Pasar dan Warung

Kilang tersebut memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah 260 MBSD setara 25 persen dari kapasitas intake nasional dan dan memiliki market share BBM 15,6 skala nasional.

Pertamina kini sedang berusaha untuk meningkatkan kapasitas Kilang Balikpapan, menjadi 360 MBSD.

Cikal bakal pendirian Pertamina RU V Balikpapan adalah peristiwa pengeboran minyak untuk yang pertama kalinya di Balikpapan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 10 Februari 1897. Peristiwa bersejarah tersebut menjadi awal mula berdirinya Kota Balikpapan.

Pengeboran sumur minyak pertama, yang diberi nama Sumur Mathilda, dilakukan oleh Mathilda Corporation, kerjasama antara J. H. Menten dan Adams dari Samuel & Co.

Penulis : Dina Karina Editor : Purwanto

Sumber :


TERBARU