> >

Lelah Tagih Janji Pemerintah, Asosiasi Pedagang Pasar Inisiatif Cari Pasokan Minyak Goreng Sendiri

Ekonomi dan bisnis | 12 Maret 2022, 13:02 WIB
Ilustrasi. Masih banyak pedagang di pasar yang menyetok minyak goreng dengan modal lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET). Oleh sebab itu, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menagih janji pemerintah yang hendak membantu para pedagang di pasar untuk retur stok minyak gorengnya dengan yang harganya sudah disesuaikan. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Janji pemerintah kepada Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mengenai stok minyak goreng dengan harga yang telah disesuaikan, ternyata hingga saat ini belum terlaksana.

Fakta tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Umum APPSI Sudaryono kepada KOMPAS TV saat hadir secara virtual di program Sapa Indonesia Akhir Pekan, Sabtu (12/3/2022).

"Kami bisa mengatakan, di lapangan janji yang disampaikan oleh pemerintah tidak terealisasi dan terimplementasikan dengan baik," ungkap Sudaryono.

Kendati demikian, Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya tak lantas menyerah begitu saja atas kondisi kesulitan memperoleh minyak goreng itu.

Baca Juga: Serba Salah saat Minyak Goreng Langka, APPSI: Operasi Pasar Pemerintah Malah Jadi Saingan Pedagang

"Kami dari pedagang pasar pun tidak ingin menjadi pihak yang 'cengeng' dan hanya menuntut. Kami siap membantu," terang Sudaryono.

"Kami sudah berinisiatif, menghubungi ID Food selaku holding pangan, serta Badan Pangan Nasional (guna mencari pasokan minyak goreng)," imbuhnya.

Hasilnya, APPSI memang memperoleh pasokan minyak goreng untuk beberapa pasar di Tanah Air. Tetapi, jumlahnya masih tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan publik.

Oleh sebab itu, Sudaryono masih menanyakan dan menagih janji pemerintah yang hendak membantu para pedagang di pasar supaya mendapat stok minyak goreng dengan harga sesuai aturan saat ini.

"Jadi, kami hendak menyampaikan bahwa kenyataanya, kami tidak mendapatkan apa yang dijanjikan oleh pemerintah secara signifikan," ujar Sudaryono.

Penulis : Aryo Sumbogo Editor : Vyara-Lestari

Sumber : Kompas TV


TERBARU