> >

Harga Minyak Naik Efek Rusia-Ukraina, Subsidi Energi RI Siap-siap Membengkak

Ekonomi dan bisnis | 8 Maret 2022, 11:56 WIB
Ilustrasi produksi minyak mentah. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Krisis Rusia-Ukraina semakin memanas dan menyebabkan harga minyak dunia kembali memecahkan rekor tertingginya sejak 2008. Wakil Rektor Universitas Paramadina Handi Risza mengatakan, naiknya harga minyak dunia bisa saja menjadikan harga BBM Indonesia ikut melambung.

Hal itu akhirnya ikut mengerek beban subsidi energi pemerintah. Agar defisit anggaran tidak semakin besar, Menteri Keuangan Sri Mulyani harus merealokasi uang negara yang benar-benar prioritas.

"Pemerintah harus memprioritaskan belanja APBN ke sektor-sektor yang dipandang bisa ditunda seperti anggaran IKN (ibu kota negara). Rencana tahap awal dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk IKN sebesar Rp127 triliun harus dievaluasi kembali," kata Handi dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (8/3/2022).

Baca Juga: Rusia Ancam AS-Eropa: Harga Minyak Meroket 300 Dollar AS/Barel, Pasokan Gas Dipotong

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dan Dosen Universitas Mercubuana Agus Herta menyampaikan, beban subsidi energi pemerintah akan meningkat terutama untuk subsidi Elpiji 3kg.

Lantaran setelah harga Elpiji nonsubsidi naik, masyarakat kini beralih menggunakan gas tabung melon.

"Subsidi energi berupa subsidi listrik untuk masyarakat menengah bawah juga akan meningkat seiring naiknya harga minyak dunia. Hal ini terjadi karena sebagian produksi listrik di Indonesia masih menggunakan solar dan batu bara sebagai bahan bakar mesin pembangkit listriknya," tutur Agus.

Sementara itu, Ekonom INDEF Eisha M Rachbini menilai, pemerintah perlu menyiapkan bantalan atau safe guard untuk masyarakat kurang mampu saat terjadi kenaikan harga-harga.

Baca Juga: AS-Eropa Bahas Larangan Impor Minyak Rusia, Harga Minyak Mentah Pecah Rekor Lagi

"Ke depan, jika harga minyak bumi secara persistent di level yang tinggi di atas 100 dollar AS per barel dan harga bahan pokok meningkat, pemerintah bisa memberikan bantalan atau safe guardiola dalam bentuk intervensi harga, pemberian subsidi, atau bantuan sosial," ujarnya.

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber :


TERBARU