> >

Pemerintah Siapkan Konversi LPG ke Kompor Listrik, Masak Jadi Lebih Hemat

Kebijakan | 3 Desember 2021, 10:29 WIB
Iksutrasi memasak dengan kompor listrik. Pemerintah sedang menyiapkan program konversi dari LPG ke kompor listrik. (Sumber: bobo.grid.id)

Bob menyampaikan, PLN sudah memulai kampanye konversi LPG ke kompos listrik sejak 2 tahun lalu. Yaitu dengan meluncurkan program 1 juta kompor listrik serta bersinergi dengan perumahan-perumahan baru menggunakan kompor induksi dengan memberikan promo ekstra daya.

"Dari kampanye 1 juta kompor induksi kira-kira sudah ada pelanggan yang beralih sebanyak 126.000. Kita perlu mekanisme kebijakan setelah itu baru memberi insentif," ucap Bob.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Munir Ahmad mengatakan, kompor induksi bisa menghemat pengeluaran pelanggan PLN kategori rumah tangga bersubsidi.

"Bagi masyarakat, konversi ke kompor induksi mengurangi beban biaya memasak hingga 57 persen bagi rumah tangga bersubsidi PLN," ujar Munir pada Jumat (12/11/2021) lalu.

Baca Juga: Ini Syarat Dapatkan Vaksin Booster yang Bisa Cegah Varian Omicron

Sedangkan dari sisi pemerintah, kompor induksi listrik tersebut dapat menghemat devisa negara, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan menyerap tenaga kerja dalam negeri.

Munir menjelaskan konversi kompor elpiji ke kompor induksi merupakan bentuk upaya bangsa Indonesia menuju kemandirian energi di tengah tingginya impor elpiji yang mencapai Rp50,6 triliun per tahun.

Sedangkan dari sisi anggaran, dibutuhkan dana sebesar Rp2,85 triliun untuk mencapai target 2 juta pengguna kompor listrik pada 2022.

"Anggaran pemberian gratis kompor induksi beserta utensilnya sebesar Rp2,4 triliun dan pemberian subsidi atas tambahan pemakaian listrik kompor induksi sebesar Rp456 miliar," jelas Munir.

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Antara


TERBARU