> >

Kata Ketua LPS, Sekarang Saat yang Tepat Beli Saham dan Ekspansi Bisnis

Ekonomi dan bisnis | 30 September 2021, 07:39 WIB
Ilustrasi bank yang menjadi peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) (Sumber: KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, sekarang adalah saat yang tepat bagi masyarakat untuk membeli saham. Serta untuk menjalankan ekspansi bisnis bagi para pengusaha.

Hal itu ia sampaikan, karena optimistis Indonesia sudah keluar dari kondisi bahaya yang mengancam perekonomian akibat pandemi.

"Saya optimis sekali bahwa kita sudah betul-betul keluar dari ancaman yang membahayakan ekonomi Indonesia," kata Purbaya dalam konferensi pers virtual Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan LPS, Rabu (29/9/2021).

"Jadi kalau kalian ada yang suka beli saham, ya belinya sekarang lah, jangan ditunggu-tunggu lagi. Atau teman-teman ada yang punya bisnis yang mulai ekspansi sekarang siap-siap, jangan sampai ketinggalan," tambahnya.

Baca Juga: Di DPR, Pertamina Lapor Penyebab Kebakaran Kilang Balongan: Tersambar Petir

Purbaya pun membeberkan indikator keuangan membaiknya perekonomian Indoensia. Misalnya, uang di sistem perekonomian saat ini sudah semakin banyak, bukan hanya di perbankan saja. Pertumbuhan giro yang tinggi juga disertai dengan penurunan deposito.

"Sekarang terjadi suplai uang di sistem bertambah, bunga deposito turun, bunga pinjaman pun pelan-pelan akan turun. Jadi sekarang sistem finansial kita betul-betul siap untuk membiayai recovery atau pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat lagi ke depan," jelasnya.

Menurut Purbaya, simpanan perbankan dari sisi jumlah rekening dan jumlah uang berada di level yang aman.

LPS mencatat, per Agustus 2021 jumlah rekening yang dijamin LPS adalah sebanyak 365.073.552 rekening. Atau setara 99,92 persen dari total rekening yang ada.

Sedangkan jumlah uang simpanan di bank di bawah Rp2 miliar yang dijamin LPS, mencapai Rp 3.564,11 triliun. Atau sekitar 50,02 persen dari total simpanan di bank.

Penulis : Dina Karina Editor : Fadhilah

Sumber :


TERBARU