> >

Garap Tol Bocimi dan Pengembangan Pelabuhan Tanjung Benoa, Waskita Gandeng BUMN China

Bumn | 7 Juni 2021, 11:01 WIB
Presiden Jokowi meresmikan Tol Bocimi Ruas Ciawi-Cigombong, Sabtu (1/12/2018). (Sumber: bpjt.pu.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menandatangani kerja sama pembangunan sejumlah proyek infrasturktur dengan China Communications Construction Company Co. Ltd (CCCC).

Proyek yang akan digarap keduanya diantaranya proyek Tol Kayu Agung - Palembang - Betung, Tol Ciawi - Sukabumi, Pipa Distribusi BBM Cikampek - Plumpang, dan dinding penahan tanah (revetment) Pelabuhan Benoa Bali.

CCCC merupakan BUMN China yang bergerak di bidang investasi, desain, konstruksi, dan infrastruktur transportasi. Per 31 Desember 2020, tercatat CCCC memiliki aset dengan total nilai mencapai 204 miliar dollar AS.

Meski pandemi masih melanda, pemerintah memang tetap menjalankan pembangunan proyek infrastruktur. Menteri BUMN Erick Thohir menilai, sektor infrastruktur justru bisa menjadi penggerak yang akan membantu ekonomi Indonesia tumbuh.

Baca Juga: Perpres Industri Miras Tertutup untuk Investasi Diteken Jokowi

"Bagaimanapun, kita harus bisa keluar dari krisis akibat pandemi dan tetap memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak," kata Erick saat menyaksikan penandatanganan kerja sama tersebut, Minggu (06/06/2021).

Presiden Direktur Waskita, Destiawan Soewardjono mengatakan, kerjasama ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menciptakan potensi pertumbuhan bisnis yang positif setelah program vaksin Covid-19 berjalan.

"Sektor konstruksi dan infrastruktur adalah salah satu sektor vital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Destiawan.

Menurutnya, kerja sama antara WSKT dengan CCCC tidak hanya menguntungkan kedua perusahaan, tapi juga bermanfaat untuk masyarakat.

Destiawan mengatakan, WSKT akan menjajaki kerja sama dengan CCCC lagi atau dengan pihak lainnya, dalam pembangunan proyek infrastruktur lainnya.

Baca Juga: Menko PMK: Tak Secuilpun Dana Haji Diinvestasikan ke Infrastruktur

Tol Bocimi direncanakan sepanjang 54 kilometer. Sejauh ini pembangunannya masih berlangsung dan memasuki seksi ke-2 Cigombong-Cibadak dari empat ruas yang direncanakan. 

 

 

Penulis : Dina Karina Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU