> >

Bakal Terbitkan Uang Digital, Berikut Gambaran dan Pertimbangan BI

Ekonomi dan bisnis | 31 Mei 2021, 11:38 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia (BI). (Sumber: Kompas.com/Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia (BI) saat ini tengah bersiap dengan rencana pembuatan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC).

BI mengaku pihaknya kini sedang merumuskan pembuatan mata uang digital yang akan diberi nama Digital rupiah, apabila nanti dibutuhkan. 

"Sehingga akan melihat kondisi ekonomi dan konteks digitalisasi yang sedang didorong oleh Bank Indonesia," tulis BI dalam akun Instagram resmi @bank_indonesia, yang dikutip Senin (31/5/2021).

CBDC rupiah merupakan sebuah representasi uang digital yang menjadi simbol kedaulatan negara atau sovereign currency yang diterbitkan oleh bank sentral dan menjadi bagian dari kewajiban moneternya.

Baca Juga: Dorong Kredit Perbankan UMKM, Bank Indonesia Siap Luncurkan RPIM

Produk berbentuk uang digital ini akan diterbitkan dan dikendalikan oleh bank sentral. Pasokannya bisa ditambahkan atau dikurangi oleh bank sentral untuk mencapai tujuan ekonomi.

Saat ini BI telah melakukan kajian atau asesmen CBDC rupiah guna melihat potensi dan manfaat mata uang digital, meliputi desain, teknologi, beserta mitigasi risikonya.

BI juga berkoordinasi dengan bank sentral lain, termasuk lewat forum internasional guna pendalaman penerbitan mata uang digital atau CBDC rupiah.

Perlu diketahui, terdapat tiga pertimbangan terkait rencana penerbitan mata uang digital tersebut.

Pertama sebagai alat instrumen pembayaran yang sah di Indonesia, mendukung pelaksanaan kebijakan moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran, dan menghadirkan pilihan instrumen pembayaran berbasis teknologi.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU