> >

Bank BUMN Sebut Biaya Transaksi ATM Link Lebih Murah, Komunitas Konsumen Laporkan ke KPPU

Perbankan | 26 Mei 2021, 12:13 WIB
Ilustrasi ATM Link (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Mulai 1 Juni 2021, tarik tunai dan cek saldo di ATM Link tidak lagi gratis.  Anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu BRI, Mandiri, BNI, dan BTN, sepakat untuk menerapkan biaya Rp2.500 untuk cek saldo dan Rp5.000 untuk tarik tunai.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan, pengenaan biaya tersebut sebenarnya untuk mengganti yang dikeluarkan untuk mengintegrasikan seluruh ATM milik Himbara.

"Jadi, sebenarnya pengenaan biaya ini berdasarkan dari besarnya biaya mengintegrasikan antar seluruh ATM Link Himbara, " kata Handayani dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/05/2021).

Ia menjelaskan, biaya yang dikenakan untuk cek saldo dan tarik tunai di ATM Link juga lebih rendah dibandingkan dengan 2018 sebelum dilakukan integrasi mesin ATM Link. Serta lebih rendah jika menggunakan jaringan ATM lainnya.

Baca Juga: Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Kena Biaya, Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN Dilaporkan ke KPPU

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pengenaan tarif transaksi lewat mesin ATM Himbara sebenarnya sudah dilakukan sebelum pengintegrasian jaringan ATM Link.

Kemudian, pada 2018, anggota Himbara sepakat untuk membebaskan tarif cek saldo dan tarik tunai di mesin ATM Link. Menurut Sunarso, hal itu sebagai sosialisasi kepada masyarakat.

Sunarso menegaskan, Himbara tidak melanggar aturan manapun dengan menerapkan tarif pada 2 transaksi tersebut.

"Tidak ada ketentuan apapun yang dilanggar," tutur Sunarso.

Baca Juga: BI Turunkan Batas Maksimum Bunga Kartu Kredit Jadi 1,75 Persen

Penulis : Dina Karina Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU