> >

Neraca Dagang April Surplus 2,19 Miliar Dollar AS, Tertinggi Sepanjang 2021

Ekonomi dan bisnis | 20 Mei 2021, 12:56 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan nilai ekspor migas di Indonesia, Kamis (15/4/2021) (Sumber: Youtube BPS Statistik) 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan pada bulan April surplus sebesar 2,19 miliar dollar AS. Angka itu lebih tinggi dari surplus Maret 2021 yang sebesar 1,57 miliar dollar AS.

Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, surplus neraca dagang di bulan April, merupakan surplus yang terbesar selama tahun berjalan.

“Bukannya menipis, tetapi lebih kuat. Bahkan, merupakan surplus tertinggi di tahun 2021 dan kalau menarik ke belakang, kembali surplusnya neraca dagang pada April 2021 menandakan neraca dagang Indonesia mengalami surplus 12 bulan berturut-turut sejak Mei tahun lalu,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (20/05/2021).

Baca Juga: Temuan Kontaminasi Virus Covid 19 Saat Ekspor Perikanan ke China, Indonesia Tingkatkan Pengawasan

Surplus neraca dagang bulan April 2021 ini juga diikuti oleh peningkatan ekspor dan impor secara tahunan. Rinciannya, nilai ekspor pada bulan April 2021 sebesar 18,48 miliar dollar AS. Meningkat 0,69 persen dari bulan Maret 2021 yang sebesar 18,35 miliar dollar AS.

Sementara secara tahunan, nilai ekspor pada bulan April 2021 melonjak 51,94 persen dari April 2020 yang sebesar 12,16 miliar dollar AS. Bahkan lebih tinggi dari April 2019 yang sebesar 13,07 miliar dollar AS.

Baca Juga: Pemerintah Impor Bawang Putih, Anggota DPR: Ironis!

Terus membaiknya kinerja ekspor, didukung kenaikan harga beberapa komoditas andalan Indonesia dan adanya permintaan peningkatan dari negara mitra dagang Indonesia.

Sedangkan impor pada bulan April 2021 sebesar 16,29 miliar dollar AS. Nilai tersebut naik 29,93 persen dari April 2020. Namun jika dibandingkan Maret 2020 yang tercatat 16,79 miliar, nilainya turun 2,98 persen.

Penulis : Dina Karina Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU