> >

Kinerja Ekspor Impor Membaik, Sinyal Pemulihan Ekonomi Indonesia Dinilai Semakin Kuat

Kompas bisnis | 17 Maret 2021, 00:16 WIB

KOMPAS.TV - Kinerja ekspor impor masih banyak dipengaruhi oleh sektor migas.

Secara bulanan, baik ekspor maupun impor februari turun tipis. Namun, menunjukkan adanya pertumbuhan jika dilihat secara tahunan.  

Dari data BPS, nilai ekpor Indonesia mencapai 15,27 miliar dollar Amerika Serikat, Februari lalu.

Memang turun tipis dibandingkan Januari, tetapi perlu digarisbawahi, ekspor melanjutkan tren pertumbuhan tahunan yang berlangsung sejak November 2020. 

Sektor industri menunjukkan kinerja positif, terutama untuk produk ekspor besi, baja serta kendaraan bermotor roda empat.  

Serupa dengan kinerja ekspor, impor pun turun tipis dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Posisi pada Februari 2021 adalah 13, 26 miliar dollar. faktor utamanya adalah berkurangnya impor migas.

Tapi secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan Februari 2020 di 11, 55 miliar dolar. Impor barang modal bergeliat.

Indonesia banyak mendatangkan mesin-mesin dari Jepang, Filipina, Singapura hingga Amerika Serikat.

Dengan kinerja ekspor impor ini, neraca dagang kita melanjutkan surplus 2 miliar dollar.

Dari komoditas non migas, neraca dagang indonesia masih surplus dengan Amerika Serikat, Filipina dan India.

Sebaliknya, negatif dibandingkan dengan Tiongkok, Australia, Brasil.

Dari data Badan Pusat Statistik melihat sinyal pemulihan ekonomi kian kuat.
 

Penulis : Anjani-Nur-Permatasari

Sumber : Kompas TV


TERBARU