> >

GeNose Hadir di Bandara 1 April, Biaya Naik Pesawat Lebih Murah

Kebijakan | 24 Februari 2021, 05:00 WIB
GeNose akan dipasang di stasiun kereta api. (Sumber: Dok. Kemenristek)

Sementara itu, Muhadjir Effendy menyatakan GeNose nantinya tidak hanya digunakan di simpul-simpul transportasi.

"Semoga ke depannya dapat diproduksi secara massal dan dapat terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat. Kita akan terus memperbanyak penggunaan GeNose untuk kepentingan pelayanan publik. Tidak hanya untuk perjalanan, tetapi juga bisa digunakan di tempat yang lain yang sangat membutuhkan," ujar Muhadjir.

Baca Juga: Sandiaga: Destinasi Wisata Pakai GeNose, Agar Pariwisata Bangkit Kembali

Sebelumnya, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon Prawiraatmadja meminta Kementerian Perhubungan agar mengizinkan penggunaan GeNose di bandara. Menurutnya, calon penumpang pesawat akan banyak diuntungkan dengan penggunaan GeNose.

"Kami mengharapkan Kementarian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dapat mengeluarkan aturan terkait pengunaan GeNose C19 pada moda transportasi udara sehingga dapat menjadi acuan bagi rekan-rekan operator maskapai dan pengelola bandar udara di Tanah Air," ujar Denon.

Usulan ini juga didukung oleh Direktur Utama Citilink Juliandra Nutjahjo. Menurutnya, penggunaan GeNose akan meringankan biaya calon penumpang pesawat.

"Kebijakan itu juga akan mendorong kembali masyarakat untuk dapat melakukan perjalanan udara, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, " kata Juliandra.

Saat ini, ada dua alat tes Covid yang digunakan di bandara. Yaitu swab PCR dan rapid antigen.

Penulis : Dina-Karina

Sumber : Kompas TV


TERBARU