> >

Bisnis Saat Pandemi, Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia Meningkat

Ekonomi dan bisnis | 18 Januari 2021, 05:00 WIB
Ilustrasi sarang burung walet (Sumber: Tribunnews.com/Kompas.com)

Sebagai pengekspor SBW terbesar di dunia, para pelaku usaha RI banyak menyasar pasar Cina karena harga jual yang lebih tinggi dibandingkan negara tujuan lain, yakni antara Rp 25 juta hingga Rp 40 juta per kilo. 

Baca Juga: Punya Nilai Rp28,9 Triliun saat Pandemi, Ini Negara Tujuan Ekspor Sarang Burung Walet Indonesia

Namun demikian, dengan harga yang lebih tinggi itu, secara khusus Cina juga mempersyaratkan ketentuan registasi bagi tempat pemroses sarang walet di samping pemenuhan persyaratan teknis. 

Kepala Barantan Ali Jamil menjelaskan, secara keseluruhan ada 23 negara tujuan ekspor lain bagi sarang burung walet RI, antara lain Australia, USA, Kanada, Hongkong, Singapore, Afrika Selatan dan lainnya.
 
"Setiap negara tujuan memiliki protokol ekspor masing-masing dan kami selaku otoritas karantina mengawal persyaratan teknisnya," ujar Jamil, menegaskan.

Penulis : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU