Kompas TV video vod

3 Tersangka Polisi Kasus Tragedi Kanjuruhan Batal Diperiksa Karena Belum Didampingi Pengacara

Kompas.tv - 12 Oktober 2022, 23:39 WIB
Penulis : Edwin Zhan

MALANG, KOMPAS.TV - Polisi memeriksa para tersangka Tragedi Kanjuruhan, salah satunya Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, meminta para korban diautopsi.

Tersangka semua pihak yang terlibat ikut bertanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan.

Tersangka Abdul Haris diperiksa Penyidik Polda Jawa Timur pada Selasa (11/10) siang.

Selain meminta polisi memeriksa Ketua Umum PSSI, tersangka Abdul Haris juga meminta ada pemeriksaan para korban luka.

Penyidik Polda Jawa Timur juga memeriksa tersangka lain, yakni Security Officer, Suko Sutrisno.

Sementara itu, tiga polisi yang menjadi tersangka Tragedi Kanjuruhan, batal diperiksa Penyidik Polda Jawa Timur karena belum didampingi pengacara.

Lalu untuk  tersangka Direktur Utama LIB akan diperiksa hari ini.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan akan menyerahkan hasil temuan pada Presiden Jokowi, Jumat (14/10) pekan ini.

TGIPF menemukan adanya penggunaan gas air mata kedaluwarsa oleh aparat di lokasi.

Kini, TGIPF tengah menggali keterangan dari LPSK, PSSI, PT Liga Indonesia Baru, Indosiar, dan masyarakat sipil.

Tim mengonfirmasi beberapa temuan terkait penerapan Standar Pelaksanaan Pertandingan.

TGIPF juga tengah mendalami dampak penggunaan gas air mata kedaluwarsa saat Tragedi Kanjuruhan.



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.