Kompas TV saintek teknologi

Google Hapus Akun Gmail yang Sudah Tidak Aktif Selama Dua Tahun, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Kompas.tv - 24 Mei 2023, 18:45 WIB
google-hapus-akun-gmail-yang-sudah-tidak-aktif-selama-dua-tahun-apa-saja-yang-perlu-diketahui
Cara melihat password Gmail sendiri di Ponsel dan Laptop. (Sumber: Kompas.com)
Penulis : Danang Suryo | Editor : Vyara Lestari

JAKARTA, KOMPAS.TV - Google mengumumkan akan menghapus sejumlah akun Gmail yang tidak aktif selama dua tahun terakhir pada akhir 2023.

"Mulai akhir tahun ini, jika ada akun Google yang tidak digunakan atau tidak masuk dalam waktu 2 tahun, kami akan menghapus akun tersebut beserta kontennya," demikian bunyi pernyataan resmi Google, Senin (22/5/2023).

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk Gmail, tetapi juga berlaku untuk seluruh platform di Google Workspace, termasuk Docs, Driver, Meet, dan Calendar.

Akun Youtube dan Google Photos yang tidak aktif dalam jangka waktu dua tahun juga akan mendapat perlakuan yang sama.

Sebelum melakukan penghapusan akun, Google berjanji akan mengirimkan sejumlah pemberitahuan beberapa bulan sebelumnya.

"Sebelum kami menghapus akun, kami akan mengirimkan banyak notifikasi. Notifikasi tersebut akan dikirim ke alamat email utama dan alamat pemulihan email (jika ada)," jelas Google.

Kebijakan baru ini akan berdampak pada sejumlah data pengguna seperti foto, file di Google Drive, hingga akun yang tersambung di beberapa layanan.

Apa yang terjadi jika akun Google dihapus?

1. Kehilangan Google Photo: Banyak pengguna yang bergantung pada Google Photos, karena platform ini secara otomatis akan menyimpan foto dan video dari perangkat Android. Namun, kebijakan baru ini akan menghilangkan semua data di dalamnya. Untuk menghindari kehilangan isi Google Photos, masuklah ke akun lama dan unduh semua isinya.

2. File Google Drive untuk Publik: Sejumlah file Google Drive yang di-host dari akun Google yang tidak digunakan juga akan hilang selamanya. Jika Anda tidak ingin kehilangan data-data tersebut, unduh file dan unggah ke akun Google Anda sendiri. Kemudian, Anda dapat membagikannya dengan orang lain untuk memastikan akses ke file-file tersebut di masa depan.

3. Kehilangan Akses ke Akun Layanan Lain: Penghapusan akun ini juga akan berdampak pada layanan yang menggunakan Single Sign-on. Misalnya, jika Anda berlangganan layanan online seperti Spotify dengan akun Gmail lama, Anda kemungkinan akan kehilangan akses ke akun Spotify saat Gmail dihapus.

4. Tidak Bisa Mengirim Email ke Akun Lama: Dampak lainnya adalah orang lain tidak akan bisa lagi mengirim email ke akun lama. Selain itu, jika Anda meneruskan email dari alamat lama ke akun baru, ada risiko kehilangan email penting.


 

 

 



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x