Kompas TV regional berita daerah

Ramai Beredar Kosmetik Ilegal, BPOM "Sikat" Ribuan Produk

Kompas.tv - 21 Januari 2020, 19:38 WIB

BALI, KOMPAS.TV - Balai Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Loka Buleleng, Bali, menindak sejumlah pelanggaran produk obat dan makanan di tahun 2019 kemarin.

Hasilnya, ada lebih dari 3.000 produk tidak berizin dan mengandung bahan-bahan berbahaya.

Produk yang ditemukan antara lain terdiri dari kosmetik, jamu, bahan pangan, dan sejumlah suplemen kesehatan.

Baca Juga: Jelang Natal 2019, BPOM dan Dinkes Blitar Razia Makanan Kadaluarsa

Seluruhnya disita Balai Pengawas Obat dan Makanan Loka Buleleng karena tidak sesuai dengan ketentuan dan mengandung bahan berbahaya.

Tercatat selama tahun 2019, BPOM Loka Buleleng telah menyita 3.800 produk. Bahkan,
1.400 di antaranya merupakan produk kosmetik tanpa izin dan mengandung bahan berbahaya seperti merkuri. Bahan ini diketahui merupakan salah satu bahan berbahaya yang dapat memicu kanker (karsinogenik), kelainan pada janin (teratogenik) dan iritasi kulit.

Di tahun 2020 ini, BPOM menyebut akan gencar mengawasi produk obat, kosmetik, makanan dan minuman yang dijual secara online atau daring dengan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dan Kepolisian Unit Cyber.
 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA


Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.