Kompas TV regional jabodetabek

Masih sampai 27 Januari 2024, Ini Daftar Wilayah Pesisir Jakarta yang Waspada Banjir Rob

Kompas.tv - 24 Januari 2024, 06:00 WIB
masih-sampai-27-januari-2024-ini-daftar-wilayah-pesisir-jakarta-yang-waspada-banjir-rob
Foto arsip. Sejumlah warga berdiri di genangan air karena banjir rob di pesisir Jakarta. Peringatan Dini BPBD DKI soal waspada banjir rob di pesisir Jakarta pada 21-27 Januari 2024. (Sumber: Kompas.tv/Ant)
Penulis : Kiki Luqman | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Warga di sepanjang pesisir Jakarta diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang mungkin terjadi pada periode 21-27 Januari 2024, demikian imbauan yang disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa potensi banjir rob ini terkait dengan fenomena bulan purnama yang dapat meningkatkan tinggi gelombang air laut.

Adji menekankan bahwa fenomena bulan purnama dapat mengakibatkan peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum, yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Baca Juga: Lagi, Firli Bahuri Kembali Ajukan Praperadilan Kasus Pemerasan Mantan Mentan ke PN Jaksel!

“Adanya fenomena fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,” ujar Isnawa, Selasa (23/1/2024), dikutip dari Kompas.com.

Wilayah-wilayah seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, dan Ancol tergolong sebagai daerah yang berpotensi terdampak oleh banjir rob. 

Selain itu, wilayah Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, dan Muara Angke juga memiliki potensi serupa akibat pasang air laut.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan bahwa puncak pasang maksimum diharapkan terjadi pada rentang waktu antara pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. 

Adji memberikan imbauan kepada warga agar dapat mengambil langkah-langkah antisipatif terhadap dampak dari pasang maksimum air laut yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob di wilayah tersebut.

“Diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir atau rob,” kata Isnawa dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Danau Kerinci Meluap dan Sebabkan Banjir di 4 Kecamatan, Warga Mulai Terserang Penyakit!


 



Sumber : Kompas TV, Kompas.com

BERITA LAINNYA



Close Ads x