Kompas TV regional berita daerah

Lagi, Dua Perahu Pengungsi Rohingya Tiba di Aceh: Bawa Sekitar 200 Pengungsi

Kompas.tv - 10 Desember 2023, 14:13 WIB
lagi-dua-perahu-pengungsi-rohingya-tiba-di-aceh-bawa-sekitar-200-pengungsi
Dua orang pengungsi Rohingya lompat dari kapal setelah kedatangannya ditolak oleh warga, sedangkan lainnya tetap dalam boat di Pantai Kuala Pawon, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Kamis (16/11/2023). (Sumber: Tribun News/SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS )
Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya

PIDIE, KOMPAS.TV - Sekitar 200 pengungsi Rohingya dilaporkan telah tiba di Provinsi Aceh, Indonesia.

Mereka datang menggunakan dua perahu dan tiba di pantai Aceh, Minggu (10/12/2023) pagi.

Kedatangan pengungsi Rohingya yang datang tersebut diungkapkan oleh Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek.

Baca Juga: Militer Yaman Berjanji Hancurkan Kapal Kargo ke Israel di Laut Merah, Bukti Solidaritas ke Gaza

Mereka berlabuh di Gampong (Desa Blang Raya, Laweung, Kabupaten Pidie dan Gampong Blang Ulam, Kecamatan Masjid Raya.

Tjut Adek mengatakan, para pengungsi Rohingya itu tiba di Desa Blang Raya, Kabupaten Pidie pada pukul 03.30 WIB.

“Tadi malam, jumlahnya sekitar 200-an,” kata Miftach seperti dikutip dari Kompas.com.

Namun, Miftach tak menjelaskan di mana posisi dan kondisi mereka.

Sedangkan menurut Kapolsek Krueng Raya, Ipda Rolly Yuiza Away, di Gampong Blang Ulam, Kecamatan Masjid Raya, ada sekitar 135 pengungsi Rohingya yang tiba.

“Saat ini kita sedang menuju ke lokasi. Kabarnya, mereka mendarat sekitar pukul 08.30 WIB. Informasi kita terima jumlahnya sekitar 135 orang,” ucapnya.

Kedatangan dua kapal tersebut, semakin menambah jumlah pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengungkapkan sebelumnya sudah ada 1.200 orang dari etnis yang dipersekusi di Myanmar itu, yang tiba di Indonesia sejak November lalu.

Pada pernyataannya Jumat (8/12/2023), Presiden Jokowi mengungkapkan, ia mencurigai adanya perdagangan manusia di balik eskalasi kedatangan pengungsi Rohingya yang terus meningkat.

Presiden Jokowi pun menjanjikan bekerja sama dengan organisasi internasional untuk menangani masalah ini.

Baca Juga: Sejarah Pulau Galang: Dipakai Kamp Pengungsi Vietnam, Sekarang Diusulkan Jadi Penampungan Rohingya

Indonesia bukan penandatangan Konvensi Pengungsian PBB 1951.

Tetapi Indonesia memiliki sejarah membawa masuk pengungsi yang tiba di pantai negara ini.

Namun, tingginya jumlah pendatang baru-baru ini memicu reaksi negatif di media sosial dan penolakan dari masyarakat Aceh.



Sumber : Kompas.com/Channel News Asia

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.