Kompas TV regional berita daerah

Polda Sulteng Musnahkan 20 Kilogram Sabu Sabu

Kompas.tv - 26 Oktober 2023, 12:10 WIB
Penulis : KompasTV Palu

PALU, KOMPAS.TV - Polda Sulawesi Tengah memusnahkan narkoba jenis sabu sabu seberat 20 kilogram, barang bukti merupakan hasil tangkapan dari 2 orang tersangka pada bulan september 2023 lalu.

Barang bukti narkoba seberat 20 kilogram hasil tangkapan bulan september kemarin, dimusnahkan. Pemusnahan ini dipimpin langsung Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho, bersama Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura.

Pemusnahan ini merupakan upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh kepolisian. Untuk wilayah hukum Sulawesi Tengah.

Polda Sulteng juga meningkatkan patroli yang melibatkan seluruh jajaran kepolisian mulai dari tingkat Polres hingga Bhabinkamtibmas, untuk menghimbau masyarakat tentang bahaya narkoba. Polda juga telah membentuk satgas bersama pemerintah daerah untuk memerangi penyebaran narkoba di Sulteng.

Kapolda Sulteng bilang, akan menindak tegas, pengguna, pengedar dan bandar narkoba, termasuk anggota Polri yang terlibat, sesuai dengan instruksi Presiden dan Kapolri.

Pada tahun ini peredaran narkoba di Sulteng meningkat 11% dari tahun sebelumnya. Di tahun 2022 Polda Sulteng berhasil mengungkap 426 kasus, sementara di tahun 2023 naik menjadi 471 kasus.

#PemusnahanNarkoba #IrjenAgusNugroho #RusdyMastura 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.