Kompas TV regional berita daerah

Kakek Miskin Tinggal Di Tepi Hutan, Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

Kompas.tv - 28 September 2022, 11:27 WIB
Penulis : KompasTV Jember

JEMBER, KOMPAS.TV - Seorang kakek di Kabupaten Jember Jawa Timur puluhan tahun hidup di rumah  berdinding bambu dan beralas tanah di kawasan pinggir hutan. Kondisi fisik yang lemah membuat dirinya menggantungkan hidup dari uluran tangan tetangga.

Kakek Niban usia 78 tahun, hidup di pinggiran hutan Desa Sumberjati Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Ia tinggal di rumah berdinding dan beratap bambu. Saat hujan turun, air pun masuk melewati sela-sela bambu. Tempat tidurnya beralas tikar dan terpal, sedangkan lantai rumah dari tanah.

Rumah kakek niban berdiri di atas lahan warga dan sebagian di atas lahan milik dinas pengairan. Perabotan rumah jauh dari kata layak, meja dan kursi tamu sudah usang, tempat memasak terbuat dari tumpukan batu bata merah dan peralatan makan dan minum terbuat dari plastik.

Baca Juga: Terdampak Kenaikan BBM, Nelayan Di Puger Jember Dapat Bantuan Sosial

Kakek Niban tak mendapat bantuan sosial dari pemerintah karena kartu tanda penduduk miliknya bukan elektronik sehingga tak tercatat dalam data kependudukan.

Pemerintah setempat berjanji akan mendata dan membuatkan KTP elektronik dan akan memperbaiki rumah Kakek Niban.

 

#WargaMiskin #BantuanPemerintah #

 

 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.