Kompas TV regional berita daerah

Jelang Idul Adha Pemkot Kumpulkan Takmir Masjid Se-Kota Malang

Kompas.tv - 20 Juni 2022, 17:33 WIB
Penulis : KompasTV Malang

MALANG, KOMPAS.TV-Rakor antara Pemkot Malang dan takmir masjid ini digelar di Balaikota Malang Senin (20/6/2022). Rakor ini membahas tentang pelaksanaan pemotongan hewan kurban di tengah maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak seperti sapi dan kambing.

Beberapa hasil didapat usai rapat koordinasi ini, diantaranya adalah mitigasi hewan kurban yang masuk ke Kota Malang. Selain itu masyarakat juga diperkenankan menitipkan hewan kurban di rumah pemotongan hewan(RPH) milik Pemkot dan tanpa dipungut biaya.

"Mitigasi terhadap hewan kurban dari luar yang masuk, ada surat bahwa hewan sehat,"terang Sutiaji.

Sementara itu, Kasuwi Syaiban usai rakor juga mengimbau kepada takmir masjid di Kota Malang untuk tidak menolak jika ada masyarakat yang akan menyalurkan hewan kurban. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak panik menghadapi PMK.

"Kami menghimbau kepada seluruh takmir masjid untuk tidak menolak hewan kurban dari masyarakat,"ucap Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Malang.

Sebelumnya, muncul surat edaran dari sebuah masjid  di Kota Malang yang tidak melaksanakan pemotongan hewan kurban akibat maraknya penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan ternak.

 



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA



Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.