Kompas TV regional berita daerah

Disdukcapil Tanggapi Kasus Pemalsuan KTP dan KK

Kompas.tv - 31 Desember 2021, 14:55 WIB
Penulis : Kompastv Lampung

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung memberikan tanggapan, atas dugaan adanya keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pemasok bahan atau blanko KTP dan Kartu Keluarga (KK) dalam kasus pemalsuan dokumen data diri.

Baca Juga: Pelaku Pembuatan KTP Palsu Resmi Ditahan Polisi

Kabar ini mencuat, setelah satu orang tersangka atas nama Eko Hadi Saputra (35) ditangkap oleh satuan dari Polresta Bandar Lampung dalam sebuah penggerebekan di sebuah ruko yang berada di kawasan Jalan Raden Pemuka, Gunung Sulah, Way Halim, Bandar Lampung.

Melalui Sekretaris Disdukcapil Bandar Lampung Siti Supiah, mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui informasi tersebut dan akan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Selain itu, ia menegaskan terkait penggunaan blanko KTP dan KK, pihaknya mengawasi secara ketat pada setiap stafnya untuk dapat menaati aturan yang berlaku.

“Kami menunggu apa yang menjadi hasil dari kepolisian dan kami juga selalu mengawasi staf kami untuk menyesuaikan dengan aturan yang ada,” kata Siti.

Baca Juga: Polisi Gerebek Ruko yang Diduga Cetak El-KTP Palsu

Kasus pemalsuan dokumen El-KTP dan KK hingga kini masih dalam pendalaman dan penanganan kepolisian.

#pemalsuanktp #oknumasn #disdukcapil



Sumber : Kompas TV

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

BERITA LAINNYA


Close Ads x
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.