Kompas TV nasional rumah pemilu

PDIP Pertanyakan Kapasitas Bobby Nasution di Pilgub Sumut, Apa Kata Golkar?

Kompas.tv - 10 Juli 2024, 15:53 WIB
pdip-pertanyakan-kapasitas-bobby-nasution-di-pilgub-sumut-apa-kata-golkar
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily di gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/2/2024). (Sumber: Fadel Prayoga/Kompas TV)
Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meyebut, tak tepat bila PDI Perjuangan atau PDIP mempertanyakan kapasitas Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk diusung dalam gelaran Pilkada Sumatra Utara 2024. Sebab, yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang baik untuk didukung menjadi bakal calon gubernur.

Ace merespons Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang mempertanyakan kapasitas Bobby sehingga didukung banyak partai politik untuk pesta demokrasi yang berlangsung pada 27 November mendatang.

"Mas Bobby jelas beliau pernah menjadi, saat ini juga menjabat sebagai wali kota Medan. Tentu kapasitas beliau sebagai kepala daerah, bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. Maka sangat tidak tepat jika pihak yang mempertanyakan soal kapasitasnya Mas Bobby," kata Ace di gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Baca Juga: Bobby Kantongi Dukungan 7 Parpol di Pilkada Sumatra Utara, PDIP: Faktor Pengaruh Mertuanya?

Menurut dia, sebanyak tujuh partai politik memberikan dukungan kepada Bobby bukan karena yang bersangkutan statusnya sebagai menantu dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

Tujuh partai itu yakni PKB, Golkar, Gerindra, Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

"Ya saya kira dengan melihat kinerja beliau sebagai Wali Kota Medan, tentu kita bisa menilai gitu ya sejauh mana kinerja beliau dan kapasitas beliau. Yang memiliki kelayakan untuk jadi (bakal) cagub di Sumatra Utara," katanya.

Sebelumnya, Djarot mempertanyakan dukungan partai politik kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk maju dalam pemilihan gubernur (pilgub) Sumatra Utara 2024.


Menurut Djarot, itu tak terlepas adanya pengaruh yang dimiliki Bobby karena dia merupakan seorang menantu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Baca Juga: Gerindra dan Golkar Tanggapi Usulan Duet Bobby-Nagita di Pilgub Sumut

"Ya, jadi itu aja pertanyaan saya. Itu betul-betul karena faktor kapasitas dari Mas Bobby, atau karena faktor pengaruh dari mertuanya?" kata Djarot di gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/7/2024).



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x