Kompas TV nasional politik

Airlangga: Jokowi dan Gibran Sudah Masuk Sudah Masuk Keluarga Besar Golkar

Kompas.tv - 24 April 2024, 15:44 WIB
airlangga-jokowi-dan-gibran-sudah-masuk-sudah-masuk-keluarga-besar-golkar
Ketua Umum (Ketum) Golkar Airlangga Hartarto memimpin Rapimnas di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023) (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)
Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyebut, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka sudah masuk ke dalam keluarga besar partai berlambang pohon beringin tersebut. 

Hal ini menanggapi pertanyaan kalau Presiden Jokowi dan Gibran sudah tak lagi menjadi kader PDI Perjuangan (PDI-P). 

"Bahwa Pak Jokowi itu dekat dengan Partai golkar, dan kedua, Pak Gibran itu mendapatkan mandat dari Partai Golkar melalui mekanisme Rapimnas resmi," kata Airlangga di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024). 

Baca Juga: PDIP Ungkap Status Jokowi di Partai: Sudah di Sebelah Sana, Gibran Bukan Kader Lagi

"Jadi, bagi kami Pak Jokowi dan Mas Gibran itu sudah masuk dalam keluarga besar Golkar. Tinggal tentunya formalitasnya saja," sambungnya. 

Airlangga mengaku pihaknya akan selalu terbuka untuk para tokoh politik untuk bergabung ke Partai Golkar. 

"Tentu Partai Golkar selalu terbuka terhadap kader-kader terbaik bangsa ini. Dan jelas Pak presiden, Pak Jokowi adalah kader terbaik bangsa yang sudah bersama Partai Golkar di dalam dua periode beliau," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan Kompas.tv, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI-P Komarudin Watubun menyebut, Presiden Jokowi sudah tak lagi menjadi kader partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut. Sebab, sikap politik yang bersangkutan sudah berbeda dengan partainya. 

"Ah orang sudah di sebelah sana bagaimana mau dibilang bagian masih dari PDI Perjuangan, yang benar saja (masih kader PDIP)," kata Komarudin di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin (22/4).

Sementara itu, Komarudin juga menyebut Gibran Rakabuming Raka sebagai pembohong. Sebab, Gibran dua kali menyatakan akan setia untuk dengan PDI-P.

Baca Juga: Jokowi Buka Suara Tanggapi Pernyataan Bukan Bagian dari PDIP Lagi: Terima Kasih

"Tentang sikap Mas Gibran saya kira itu terlalu reaktif untuk menanggapi Pak Sekjen. Karena apa yang disampaikan Pak Sekjen itu benar terjadi dan itu benar (Gibran) berbohong, dua kali itu," kata Komaruddin.


 




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x