Kompas TV nasional politik

Anies Kunjungi PKB dan PKS usai Putusan MK, Sampaikan Amanat Sudah Dilaksanakan

Kompas.tv - 23 April 2024, 08:14 WIB
anies-kunjungi-pkb-dan-pks-usai-putusan-mk-sampaikan-amanat-sudah-dilaksanakan
Calon presiden Anies Baswedan, kiri, dan pasangannya Muhaimin Iskandar saat sidang gugatan pemilu di Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Indonesia, Senin, 22 April 2024. (Sumber: AP Photo)
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV – Calon Presiden RI nomor urut 1 pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Anies Baswedan berencana mengunjungi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Anies menyampaikan rencana kunjungannya tersebut seusai berkunjung ke DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan NasDem pada Senin (22/4/2024) malam.

Ia menyebut kunjungannya ke kantor partai politik pengusungnya untuk bersilaturahmi usai putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tadi kita bertemu terhadap putusan MK,” ucapnya, dikutip dari laporan jurnalis Kompas TV Cindy dan Yanuar.

Baca Juga: Temui Surya Paloh usai Putusan MK, Anies: Amanat Telah Dijalankan, Proses sudah Sampai Ujung

“Kemudian silaturahmi kepada pimpinan partai-partai pengusung, terus PKB ini, sama besok ke PKS,” tuturnya.

Ia menegaskan, agenda kunjungannya hanya menyampaikan bahwa amanat sudah dilaksanakan dan hasilnya sudah ada.

“Jadi itu aja sebenarnya kegiatannya, menyampaikan bahwa amanat yang didirikan dan hasilnya sudah kita lihat bersama.”

“Dan sekarang mari kita kawal supaya transisi berjalan dengan baik harapannya pasti akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Saat ditanya apakah Anies juga membahas dan berdiskusi tentang rencana langkah poitik ke depan, ia mengatakan belum membicarakan tentang hal itu.

Baca Juga: Pasca-Putusan MK, Gibran Akan Rangkul Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

“Belum, nanti kan bakal sering ketemu, masih banyak waktu. Kita fokus follow up dari hasil putusan.”


Mengenai nasib koalisi parpol pengusungnya, Anies menyebut koalisi tersebut dibentuk untuk pilpres, ia juga berharap agar ke depannya demokrasi menjadi lebih baik.

“Harapannya ke depan demokrasi lebih baik, itu,” kata dia.



Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x